Jakarta -
Polisi menangkap pelaku utama komplotan perampok yang memukuli pasangan lansia di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pelaku utama berinisial M dan berperan sebagai otak atau pimpinan komplotan tersebut.
"Aksi Kapolsek Cileungsi berhasil mengamankan pelaku yang menjadi otak utama, yaitu inisial M, berumur 29 tahun. Pelaku ini ditangkap oleh Kapolsek Cileungsi di Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat," kata Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, Selasa (16/3/2026).
Wikha menyebutkan M bersama komplotannya sudah beraksi di 50 TKP di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Hasil kejahatannya digunakan M untuk membeli tanah hingga vila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si pelaku utama ini inisial M. Di mana dalam pemeriksaan terungkap bahwa komplotan tersebut sudah melakukan kejahatan di 50 TKP di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Hasil kejahatannya sudah dibelikan vila, kebun, dan dibelikan barang lainnya," kata Wikha.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menambahkan, pelaku M berperan sebagai otak sekaligus pimpinan komplotan perampok. Saat kejadian, M merupakan pelaku yang menyumpal mulut dan memukul lansia bernama Samah (66) karena dianggap melawan.
"(Pelaku M) Otak pelaku sekaligus pimpinan yang mengatur peran masing-masing. (Peran M saat perampokan) Mengikat, menyumpal, dan memukul (korban)," kata Edison dihubungi terpisah.
Pelaku M, menurut Edison, terkenal licin dan selalu lolos saat penangkapan. Penangkapan M dilakukan secara dramatis. Kompol Edison terjun langsung dan menyamar menjadi petugas listrik.
"Pelaku jarang keluar persembunyiannya, jadi dengan (menyamar) petugas PLN bisa langsung ke lokasi rumahnya, seolah-olah memeriksa tiang atau meteran. Alhamdulillah pelaku bisa kita amankan," kata Edison.
Diberitakan sebelumnya, polisi menangkap komplotan perampok sadis yang memukuli pasangan lansia di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Tiga dari enam pelaku ditangkap.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan perampokan terjadi di kediaman korban di Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, pada 8 September 2025 sekitar pukul 01.00 WIB. Adapun korbannya merupakan pasangan lansia bernama Samah (66) dan Hamim (69).
"Adapun yang menjadi korban ada dua orang suami istri. Yang pertama adalah seorang nenek, seorang ibu, inisial S usia 66 tahun, beserta suaminya inisial H usia 69 tahun," kata Wikha dalam jumpa pers, Senin (16/3).
"Pelaku dimungkinkan berjumlah sebanyak enam orang, yang pada dini hari tersebut sudah mengintai sejak sehari sebelumnya dan jam 1 dini hari, pelaku langsung masuk dan langsung menyergap kedua korban," imbuhnya.
Dalam aksinya, pelaku sempat mengikat tangan dan kaki serta melakban mata Samah dan Hamim. Kedua korban ditemukan kerabatnya pada malam kejadian, dalam kondisi kepala tertutup sarung.
"Kedua korban ditemukan oleh saudaranya pada pukul 2 dini hari pada hari yang sama, dengan kondisi mata terikat lakban kemudian juga mukanya ditutup sarung. Kemudian saudaranya pada pagi harinya atas nama A melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cileungsi," kata Wikha.
Lihat juga Video 'Kelilit Utang, Pria di Mojokerto Rampok Konter HP Modal Pistol Mainan':
(sol/yld)


















































