Polisi masih mengusut kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, oleh orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Ada dua orang saksi yang telah diperiksa dalam kasus tersebut.
Hal itu diungkap oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Ia awalnya menjelaskan kondisi korban saat ini dalam perawatan.
"Kondisi korban masih dalam perawatan, didiagnosis mengalami luka bakar 24 persen," ujar Kombes Budi kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Kombes Budi menyampaikan perkembangan pengusutan kasus tersebut. Ia menyampaikan pihaknya sudah memeriksa beberapa orang terkait penyiraman air keras ke aktivis KontraS tersebut.
"Saksi yang sudah periksa dua orang. (Dua orang itu) warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut," ucap Kombes Budi.
Detik-Detik Aktivis KontraS Disiram Air Keras
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat awalnya pelaku diduga dua orang pria yang berboncengan motor melintas di lokasi. Keduanya memutar balik motornya hingga berpapasan dengan korban.
Korban, yang saat itu mengendarai motor, disiram air keras oleh pelaku. Seketika korban merasa kepanasan dan menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.
"Aah... aah... aah.... panas... panas... panas. Air keras... air keras. Ya Allah, tolong, air keras... air keras... air keras," teriak korban, dilihat detikcom dalam CCTV, Jumat (13/3).
Korban seketika membuka pakaiannya. Terlihat baju korban koyak dan badannya melepuh akibat siraman air keras.
Teriakan korban seketika mengundang perhatian warga. Warga berdatangan mendatangi korban.
"LBH ya? LBH?" tanya warga.
"KontraS," jawab korban.
Simak juga Video: Polri Pastikan Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS Disiram Air Keras
(mib/maa)

















































