PM Malaysia Anwar Ibrahim Surati Prabowo, Ini Isi Lengkapnya

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim mengirim surat kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk meminta bantuan terkait persoalan investasi Felda di PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), yang berpotensi menimbulkan kerugian hingga miliaran ringgit.

Dalam surat tersebut, Anwar menyebut potensi kerugian finansial yang ditanggung Felda mencapai RM2,5 miliar atau sekitar Rp10,75 triliun dengan asumsi kurs Rp4.300 per ringgit.

Kerugian tersebut disebut berasal dari keputusan manajemen Felda sebelumnya. Sementara itu, dana yang masih berpotensi diselamatkan diperkirakan hanya sekitar RM200 juta.

"Investasi ini sedang dalam proses hukum di Indonesia. Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo untuk meminta beliau meninjau masalah ini," kata Anwar dikutip dari Detik.com, Selasa (25/8/2026).

Sebagaimana diketahui, Felda sendiri merupakan badan pemerintah Malaysia yang mengelola pembangunan dan pengembangan lahan pertanian, terutama untuk membantu kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Pada Desember 2016 lalu, Felda melalui FIC Properties Sdn Bhd membeli saham EHP di Indonesia senilai US$505,4 juta. Harga pembelian itu banyak dikritik karena dinilai terlalu tinggi dibandingkan nilai pasar dan harga saham setelahnya.

Anwar menyebut, pengungkapan angka krisis keuangan tersebut bertujuan agar seluruh jajaran manajemen Felda memahami besarnya tantangan yang dihadapi dalam upaya pemulihan.

"Yang ingin saya tekankan adalah seluruh manajer Felda harus benar-benar memahami masalah ini. Mereka tidak boleh berkecil hati, tetapi harus menyadari bahwa masalah-masalah ini harus diselesaikan," ujarnya.

Terkait upaya pemulihan secara lebih luas, Anwar memastikan pemerintah berkomitmen mempercepat proyek-proyek kesejahteraan dasar tanpa harus menunggu anggaran tahun depan.

Anwar juga menegaskan bahwa penekanan pada tata kelola, integritas, dan akuntabilitas bukan bertujuan mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan Felda kembali menjadi lembaga yang dapat dibanggakan negara.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |