Pengedar Obat Keras Diringkus di Bekasi, Ratusan Hexymer-Tramadol Disita

3 hours ago 3

Jakarta - Polres Metro Bekasi kembali meringkus pengedar obat keras di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Barang bukti ratusan obat keras jenis Tramadol hingga Hexymer disita polisi.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengatakan pihaknya mengamankan pria berinisial AMR (29) diduga sebagai pengedar pada Senin, (4/5) pukul 21.40 WIB. Sumarni mengatakan pengungkapan ini merupakan komitmen kepolisian untuk memberantas peredaran obat keras.

"Polres Metro Bekasi berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran obat keras tanpa izin. Ini menjadi perhatian kami karena dampaknya sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda," kata Sumarni dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti dari terduga pelaku, antara lain 295 butir obat jenis Hexymer, 90 butir Tramadol, uang tunai Rp 917.000 yang diduga hasil penjualan, hingga satu unit handphone.

Dari hasil pemeriksaan awal, AMR diduga melakukan aktivitas penjualan obat keras tersebut di wilayah Cikarang Barat. Penyidik masih mendalami jaringan maupun asal barang yang diedarkan.

"Terduga pelaku bersama barang bukti telah dibawa ke Mapolres Metro Bekasi untuk pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," tuturnya.

Sumarni menambahkan, sejak Januari hingga 5 Mei 2026, Polres Metro Bekasi dan jajaran telah mengungkap 216 kasus narkotika dan obat keras dan menangkap total 286 tersangka. Adapun barang bukti yang disita meliputi 275,75 gram sabu, 3.235,03 gram ganja, 385.000 butir obat keras, 120 butir ekstasi, 604,89 gram sinte, 3,18 gram serbuk sinte, serta 13,52 gram bibit sinte.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika maupun obat keras tanpa izin. Peran masyarakat sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif," ucapnya.

Simak juga Video 'BPOM Keluarkan Aturan Distribusi Obat di Swalayan':

(wnv/idn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |