Pemkab Sidoarjo Ingin Maksimalkan Pengelolaan Kawasan Jalan Gajahmada

1 week ago 4

Sidoarjo -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengusulkan pertukaran status dua ruas jalan strategis di Sidoarjo. Jalan Gajah Mada yang saat ini berstatus jalan nasional diusulkan menjadi jalan kabupaten. Sebagai gantinya, Jalan Raya Lingkar Timur yang berstatus jalan kabupaten diusulkan menjadi jalan nasional.

Usulan tersebut telah diajukan oleh Pemkab Sidoarjo ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Dalam prosesnya, Pemkab Sidoarjo juga telah melakukan koordinasi serta audiensi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengawal proses tersebut.

Menurut Bupati Sidoarjo Subandi, langkah ini dilakukan agar pemerintah daerah memiliki kewenangan penuh untuk menata kawasan Jalan Gajah Mada. Kawasan yang merupakan salah satu ikon Sidoarjo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah bersurat ke Kementerian Pekerjaan Umum. Kita usulkan Jalan Gajah Mada yang jalan nasional dengan Lingkar Timur," ujar Subandi, Selasa, (10/3/2026).

Menurutnya, setelah status jalan berubah menjadi kewenangan daerah, Pemkab Sidoarjo akan melakukan penataan kawasan Jalan Gajah Mada secara menyeluruh.

Rencananya, jalan tersebut tidak hanya diperbaiki dari sisi infrastruktur, tetapi juga dikembangkan menjadi pusat kuliner dan kawasan ekonomi bagi pelaku usaha kecil.

"Nah kalau nanti Lingkar Timur kita tukar dengan Jalan Gajah Mada, kita bisa memperbaiki terutama Jalan Gajah Mada agar bisa menjadi tempat masyarakat jalan-jalan," jelasnya.

Penataan kawasan nantinya juga akan membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan secara lebih tertata.

"Jalan Gajah Mada akan kita perbaiki dan PKL serta unit usaha nanti banyak di sana, terutama untuk makanan kuliner yang ada di Sidoarjo," katanya.

Saat ini Pemkab Sidoarjo terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi maupun kementerian terkait agar rencana tersebut bisa segera direalisasikan.

"Ini sudah jalan, sudah kita masukkan ke pusat. Tinggal menunggu saja. Kita berharap semoga tahun 2026 ini bisa selesai," pungkasnya. (ADV)

Lihat juga Video: KLH-Kemdiktisaintek Kolaborasi Kuatkan Pengelolaan Lingkungan

(akd/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |