Pemerintah Gelar Festival Imlek Nasional, Bisa Nonton Film-Cek Kesehatan Gratis

9 hours ago 4

Jakarta -

Pemerintah menggelar Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Gelaran festival perdana itu menyuguhkan beragam seperti kesenian, nonton film, hingga program pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG).

"Ada dua film Indonesia, mungkin teman-teman melihat di sini ada Jumbo. Di sebelah sana ada dua film yang akan rilis di lebaran tahun ini. Ada Nawila untuk anak-anak, sama film animasi Pelangi di Mars," kata Wamen Ekonomi Kreatif (Ekraf) sekaligus Ketua Panitia Irene Umar kepada wartawan di lokasi, Minggu (22/2/2026).

"Sama ada satu yang saya lupa. Di sana ada satu program prioritas pemerintah which is cek kesehatan gratis. Jadi teman-teman terutama teman-teman yang di sini ya, tolong jaga kesehatan juga. Di sana itu bisa langsung kok pakai KTP, itu cek kesehatannya gratis dan bukan ala-ala. Di mana di sana itu sampai USG payudara, kemudian pengecekan serviks juga ada lho di sana. Jadi bukan hanya yang surface-surface level saja," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah menggelar Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.(Taufiq/detikcom).Foto: Pemerintah menggelar Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.(Taufiq/detikcom).

Irene menambahkan, dalam gelaran dengan tajuk Harmoni Imlek Nusantara itu, pemerintah juga menghadirkan museum terbuka. Museum itu menjadi media belajar atau informasi soal akulturasi antara Tionghoa dan Indonesia.

"Karena kan banyak ya Cindo itu sebenarnya Indonesia atau nggak sih. Namanya saja Cindo: Cinta Indonesia, ya toh," jelasnya.

Irene melanjutkan, gelaran ini juga menghadirkan beragam UMKM kuliner hingga kesenian. Masyarakat boleh datang tanpa perlu dipungut biaya sepeser pun.

"Jadi bisa dimulai dilihat dari museum terbuka, geser ke sini ini ada festival UMKM F&B-nya kita. Kemudian ada non-F&B di sebelah sana. Dan ada dua stage di outdoor sama indoor. Karena kita mau nunjukkin outdoor-indoor juga ada lho di Indonesia," katanya.

(tsy/whn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |