OJK Buka-bukaan Soal Pemilihan Sosok Calon Pejabat Dewan Komisioner

3 hours ago 1

Bekasi, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara soal pencarian calon pimpinan baru yang akan menduduki jabatan Anggota Dewan Komisioner OJK dalam waktu dekat.

Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, sebagai Pjs dia bertugas memastikan keberlangsungan keseluruhan dari tugas fungsi OJK dapat berjalan dengan baik, sembari melaksanakan program-program yang diperlukan, terutama menyikapi dinamika di pasar modal kemarin.

"Terkait pertanyaan tentang pansel, itu kan ada di Kementerian Keuangan, ya itu di luar kami," ujar Kiki ditemui usai Witnessing SNLIK, di Bekasi Timur, Senin, (9/2/2026).

Lebih jauh, Kiki memastikan proses transisi akan berjalan dengan baik. Terkait kemungkinan adanya sosok pejabat karir yang menjadi calon pemimpin OJK, Kiki enggan berkomentar lebih lanjut.

"Siapapun nanti yang terpilih, kita siap bekerja sama. Saya tidak tahu (terkait adanya pejabat karir yang masuk bursa calon pejabat OJK)," pungkas Kiki.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan panitia seleksi (Pansel) yang akan mengawal seleksi calon pimpinan OJK pada periode mendatang akan mulai berjalan hari ini.

Pansel OJK ini akan bertugas menyeleksi jabatan yang sebelumnya ditinggalkan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara, dan ADK OJK Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon, Inarno Djajadi.

Purbaya memastikan paling lama seminggu ini sudah ada calon ketua OJK dan dalam dua minggu, ketua OJK baru sudah terpilih.

"Dimulai prosesnya hari ini sudah mulai jalan. Saya pikir cepet seminggu ini sudah ada yang disiapkan siapa yang akan jadi ketua, dan dalam waktu dua minggu paling lambat kita sudah punya ketua OJK baru," kata Purbaya selepas Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Senin (2/2/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan prioritas yang pertama adalah membentuk Pansel OJK, baru setelah itu pemilihan Direksi BEI.

(wur)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |