KM Makmur Jaya Mati Mesin di Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi

2 hours ago 1

Jakarta -

Kapal tradisional KM Makmur Jaya yang mengangkut 150 penumpang menuju Pulau Pramuka mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan. Sebanyak 63 penumpang dievakuasi menggunakan kapal milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/7/2026). Pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan kapal mengalami gangguan di tengah pelayaran.

"Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan dua kapal milik Dinas Perhubungan untuk membantu proses evakuasi bersama unsur terkait. Alhamdulillah, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pulau Pramuka sesuai tujuan," kata Budi dalam keterangannya, Senin (6/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi menjelaskan, KM Makmur Jaya merupakan kapal tradisional yang dioperasikan masyarakat. Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB.

Namun, sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami gangguan mesin saat berada di perairan barat Pulau Pari. Diduga, gangguan terjadi karena bahan bakar kapal tercampur air sehingga mesin tidak dapat beroperasi dan pelayaran terhenti.

Informasi mengenai insiden itu diterima petugas pada pukul 10.20 WIB. Setelah menerima laporan, unsur lintas sektor langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi penumpang.

Dalam proses evakuasi, Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5 mengevakuasi sebanyak 63 penumpang. Sementara sebagian penumpang lainnya dievakuasi menggunakan kapal milik BPBD DKI Jakarta, sedangkan penumpang yang merupakan warga Pulau Pari tetap berada di pulau tersebut.

"Seluruh penumpang yang dievakuasi akhirnya tiba dengan selamat di Pulau Pramuka pada pukul 13.20 WIB dan dapat melanjutkan aktivitas sesuai tujuan perjalanan,"ujarnya.

Proses penanganan melibatkan Dishub DKI Jakarta, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan, Kepolisian, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya.

"Dishub DKI memastikan proses evakuasi berlangsung aman dan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa," pungkasnya.

(bel/whn)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |