Kemenkum Serahkan 6,3 Hektare Lahan untuk Kemensos Bangun Sekolah Rakyat

5 hours ago 5

Jakarta -

Kementerian Hukum (Kemenkum) menyerahkan tanah seluas 6,3 hektare di kawasan Tangerang kepada Kementerian Sosial (Kemensos). Tanah ini nantinya akan dibangun gedung Sekolah Rakyat.

Penyerahan sertifikat tanah ini dilakukan di gedung Kemenkum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026). Menkum Supratman Andi Agtas menyebut penyerahan ini adalah bentuk kolaborasi antarkementerian untuk menyukseskan program pemerintah.

"Kami menyerahkan hari ini 62, ya hampir 63 ribu (meter) atau 6,3 hektare lahan di Kementerian Hukum, kami serahkan kepada Kementerian Sosial, nanti peruntukannya untuk pembangunan Sekolah Rakyat," kata Supratman saat penyerahan sertifikat tanah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menkum bercerita dirinya terharu ketika melihat peresmian Sekolah Rakyat. Untuk itu, dia berharap aset tanah yang diberikan ke Kemensos bisa secepatnya dibangun Sekolah Rakyat.

"Mudah-mudahan tanah yang pada hari ini akan kami serahkan ini betul-betul nanti bisa dimanfaatkan secepat mungkin, bisa dibangun dan kemudian bisa beroperasi Sekolah Rakyat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut penyerahan ini murni inisiatif dari Kemenkum. Komunikasi terkait penyerahan ini sendiri dilakukan sejak setahun yang lalu.

"Jadi, sebelum kami minta, beliau sudah menyampaikan bahwa saya punya tanah di Tangerang yang nanti akan kami serahkan untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat itu awal-awal dulu, kira-kira setahun yang lalu beliau menyampaikan itu," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menyebut pemberian tersebut sangat dibutuhkan untuk membangun Sekolah Rakyat. Gus Ipul memuji inisiatif Kemenkum ini karena Sekolah Rakyat akan diperuntukkan buat masyarakat yang kurang mampu.

"Ini sungguh sesuatu yang berarti bukan buat Sekolah Rakyat karena kita masih membutuhkan tanah dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Sebagaimana diketahui, tanah biasanya disediakan oleh bupati, wali kota, atau oleh gubernur," ungkapnya.

(ial/gbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |