Kapolri Tekankan Soliditas TNI-Polri Jadi Kunci Kawal Stabilitas Keamanan RI

6 hours ago 2

Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya soliditas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Hal itu juga untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah sekaligus memastikan iklim investasi tetap kondusif di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).

Dalam paparannya, Jenderal Sigit mengatakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong sejumlah program strategis. Langkah itu untuk memperkuat kemandirian nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan dan energi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa waktu yang lalu Presiden terus mendorong berbagai macam program, utamanya menghadapi situasi yang ada bagaimana agar Indonesia betul-betul bisa berdiri di bawah kaki sendiri," kata Jenderal Sigit.

Dia menyebutkan salah satu fokus utama pemerintah saat ini adalah penguatan ketahanan pangan melalui berbagai upaya, termasuk melibatkan masyarakat bersama TNI-Polri.

"Utamanya masyarakat dan TNI-Polri sebagai salah satu ujung tombak bagaimana kita terlibat langsung dalam hal menjaga ketahanan pangan, dalam hal menanam padi, dalam hal menanam jagung," ujar dia.

Menurut Jenderal Sigit, upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Dia mengatakan pemerintah telah menyampaikan capaian swasembada beras dan selanjutnya menargetkan swasembada jagung.

"Beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden menyampaikan bahwa kita sudah melaksanakan swasembada beras dan berikutnya swasembada jagung. Ini adalah bagian dari upaya untuk kita terus bisa mandiri di tengah krisis yang ada," jelasnya.

Selain ketahanan pangan, Jenderal Sigit juga berbicara tentang berbagai program pembangunan ekonomi yang tengah digencarkan pemerintah. Seperti program hilirisasi industri dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di sektor industri, pemerintah juga mendorong pembangunan hilirisasi di berbagai bidang, mulai dari biji bauksit hingga industri otomotif. Program itu merupakan strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Beberapa waktu yang lalu beliau sudah menyampaikan ada program untuk pembangunan hilirisasi di bidang bauksit, ada program untuk membangun di bidang otomotif, kemudian industri-industri yang lain," kata Jenderal Sigit.

Di samping itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan sejumlah program baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti program Desa Nelayan dan Koperasi Merah Putih.

"Ke depan bentar lagi akan ada program Desa Nelayan, program Koperasi Merah Putih, dan ini bagian dari upaya untuk menumbuhkan ekonomi-ekonomi di tingkat bawah," sambung Jenderal Sigit.

Dalam bidang energi, lanjut dia, pemerintah juga berupaya meningkatkan kemandirian. Termasuk mendorong peningkatan produksi minyak melalui pembukaan sumur baru serta optimalisasi sumur tua.

Selain itu, pemerintah mengembangkan energi terbarukan dengan memanfaatkan komoditas pertanian, seperti tebu, ubi, jagung, dan kelapa sawit, untuk menghasilkan bahan bakar alternatif.

"Demikian juga sawit yang bisa dikelola menjadi B40, B50, B100, dan itu kemudian bisa menggantikan kebutuhan terhadap solar dari energi fosil," paparanya.

Jenderal Sigit menegaskan bahwa seluruh program strategis pemerintah tersebut memerlukan dukungan pengamanan yang kuat dari TNI-Polri agar dapat berjalan optimal.

Kapolri menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor. Baik investor dari dalam negeri maupun luar negeri, agar tetap menanamkan modal di Indonesia.

"Di satu sisi, tentu kita juga harus tetap menjaga agar iklim investasi ini tetap kondusif sehingga kemudian ada investasi yang tadi sudah dibuka dengan program-program tadi betul-betul kemudian bisa masuk, baik investasi asing maupun investasi dalam negeri," terang Jenderal Sigit.

Selain itu, masuknya investasi akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

"Sehingga kemudian itu semua menjadi suatu gerakan dan kebangkitan dalam rangka terus menjaga agar pertumbuhan ekonomi kita bisa mencapai harapan yang diprogramkan oleh pemerintah," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jenderal Sigit kembali menekankan pentingnya soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas pertahanan dan keamanan nasional.

"Oleh karena itu tentunya saya selalu mengingatkan pentingnya soliditas TNI dan Polri untuk mengawal berbagai macam program. Menjaga agar stabilitas pertahanan, stabilitas keamanan ini betul-betul bisa kita jaga di bumi Indonesia," pungkasnya.

(ond/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |