Jika Tambang Pulih, Freeport Bisa Setor Rp100 Triliun Buat RI

3 hours ago 2

Mimika, CNBC Indonesia - PT Freeport Indonesia (PTFI) memproyeksikan kontribusi untuk penerimaan negara bisa meningkat hingga Rp100 triliun - Rp 120 triliun per tahun. Hal ini apabila, produksi pertambangan bawah tanah perusahaan sudah pulih 100%.

PTFI menargetkan pemulihan produksi perusahaan hingga 100% akan tercapai pada akhir tahun 2027 mendatang. Selaras dengan upaya pemulihan itu, nilai setoran ke kas negara diproyeksikan melonjak dua kali lipat lebih dari angka saat ini.

"Dan kalau kita sudah 100% itu kontribusi kepada negara bisa luar biasa besar, lebih dari 100 triliun, mungkin 120 triliun setiap tahunnya. Jadi itulah kira-kira kontribusi Freeport kepada negara," jelas Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dalam sambutan upacara HUT ke-81 RI, di Tembagapura, Papua Tengah, dikutip Selasa (18/8/2026).

Untuk menjamin keberlanjutan setoran kepada negara, PTFI juga tengah mendorong pengembangan tambang bawah tanah yakni Kucing Liar dengan total nilai investasi mencapai Rp 72 triliun. Proyek tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 7 miliar pound tembaga dan 6 juta ounces emas sepanjang masa operasinya.

"Investasi ini menunjukkan bahwa di tengah masa pemulihan, Freeport Indonesia tetap melangkah maju dan terus membangun fondasi bagi keberlanjutan perusahaan dan manfaatnya bagi bangsa dan negara," tandasnya.

Untuk tahun 2026 ini, perusahaan pertambangan tembaga dan emas ini menargetkan, bisa memberikan kontribusi terhadap negara mencapai Rp 47 triliun seiring kegiatan produksi yang baru bisa mencapai 65% imbas insiden longsoran di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC).

"Katakan bahwa kita hanya bisa produksi 65%. Tapi diproyeksikan bahwa penerimaan negara dari Freeport Indonesia bisa mencapai 47 triliun. Dan tahun depan tentu akan lebih tinggi lagi karena tahun depan kita kan bisa mencapai semester satu itu 75% dan akhir tahun depan itu menuju ke 100%," jelas Tony.

Adapun, target kontribusi perusahaan terhadap penerimaan negara tahun ini didorong oleh rencana produksi sebesar 800 juta pound tembaga dan 700.000 ounces emas.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |