Gerindra DKI Tanya Pemprov: Apa Bisa Banjir Kiriman Dialihkan?

1 week ago 8
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani, merespons Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menyebut banjir di Jakarta Barat (Jakbar) terparah karena kiriman air dari Tangerang. Rani mempertanyakan apakah banjir yang dikirim ke Jakarta bisa dialihkan.

"Ya memang seperti yang kita ketahui dan lihat bersama banjir di Jakarta yang terparah hampir karena kiriman dari kota-kota peyangga sekitar Jakarta, misal seperti Bogor dan kali di Tangerang," kata Rani saat dihubungi, Sabtu (24/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rani meminta agar banjir di Jakarta dipikirkan bersama dengan para pimpinan daerah di kota penyangga Jakarta. Ia menilai jangan sampai Jakarta selalu terbebani masalah banjir kiriman.

"Karena itu permasalahan banjir sebaiknya dipikirkan solusinya bersama-sama, jangan juga selalu hanya jadi beban Jakarta, apa antisipasi yang bisa kita lakukan bersama sehingga tidak ada lagi istilah banjir kiriman," ucap dia.

Lebih lanjut, Rani juga mempertanyakan apakah banjir kiriman bisa dialihkan sebelum sampai ke Jakarta. Ia mengusulkan air dialihkan ke waduk atau danau.

"Sebelum dikirim ke Jakarta apa mungkin bisa dialihkan pengiriman tersebut ke waduk/danau atau apa gitu sejenisnya yang bisa menampung air akibat curah hujan yang cukup tinggi," ujar dia.

Pernyataan Pramono Anung

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan Jakarta Barat (Jakbar) menjadi wilayah dengan dampak banjir paling parah di Ibu Kota. Dia menyebut kondisi tersebut disebabkan oleh kiriman air dari wilayah hulu, terutama dari Tangerang dan Tangerang Selatan.

"Kenapa Jakarta Barat paling parah? Yang pertama karena memang kiriman dari hulunya. Kali ini kiriman datang dari Tangerang, Tangerang Selatan, dan sekitarnya," kata Pramono saat meninjau lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1).

Simak juga Video: Respons Pramono soal Prabowo Bakal Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir

(maa/dhn)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |