Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah mulai mengungkap gambaran awal terkait skema kerja bagi peserta yang lolos seleksi Koperasi Desa Merah Putih. Salah satu yang menjadi sorotan adalah status kerja dan jalur karier ke depan.
Dalam tahap awal, peserta yang diterima akan bekerja di bawah Agrinas sebelum beralih ke koperasi.
"Sementara dua tahun pertama akan di Agrinas, setelah itu menjadi petugas koperasi," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di kantor Kemenko Pangan, Senin (4/5/2026).
Skema ini disiapkan sebagai masa transisi sebelum koperasi berjalan sepenuhnya mandiri. Para peserta yang lolos dapat belajar terlebih dahulu di BUMN bidang pangan.
"Jadi dua tahun itu masa penugasan awal sebelum mereka masuk ke struktur koperasi," katanya.
Terkait gaji, pemerintah belum merinci secara detail besaran maupun skema pendanaannya.
"Gaji nanti akan dibicarakan dan disampaikan oleh Kementerian Keuangan pada saatnya," ujarnya.
Namun ia memastikan sumber pembayaran tetap berasal dari skema yang telah disiapkan pemerintah melalui Agrinas.
Foto: Dok: BRI
"Karena ini di bawah Agrinas, tentu Agrinas yang akan membayar," kata Zulhas.
Detail sumber pendanaan akan diputuskan dalam tahap lanjutan. Saat ini prosesnya sedang dalam tahap pembahasan.
"Skema berikutnya akan kita putuskan," ujarnya.
Program ini tidak hanya berfokus pada rekrutmen, tetapi juga pembekalan kompetensi bagi peserta yang lolos. Peserta akan menjalani pelatihan dasar, termasuk pelatihan manajerial dan komponen cadangan (Komcad).
"Setelah pengumuman, akan dilanjutkan dengan pelatihan dasar kemiliteran dan pelatihan manajerial," jelasnya.
Pemerintah berharap skema ini mampu menciptakan SDM yang siap mengelola ekonomi desa secara profesional.
"Kepada seluruh peserta, belajar dan ikuti proses dengan baik. Yang terbaik insyaallah akan terpilih," sebut Zulhas.
(fys/wur)
Addsource on Google

















































