Emosi Para Korban Investasi Bodong Geruduk Rumah Pelaku di Tenjo Bogor

3 hours ago 1
Bogor -

Kasus dugaan penipuan modus investasi sembako terjadi di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Puluhan warga yang menjadi korban ramai-ramai menggeruduk rumah terduga pelaku untuk menuntut keadilan.

Rekaman video momen warga mendatangi rumah terduga pelaku investasi bodong viral di media sosial. Dalam rekaman video, tampak sejumlah warga mendatangi salah satu rumah warga.

Dalam rekaman video, warga yang didominasi ibu-ibu tersebut tampak datang membawa karton dengan berbagai tulisan. Di lokasi, tampak Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik berada di tengah-tengah warga dan meredam emosi warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi saya dapat informasi ada demo di Puri Tenjo, warga demo geruduk rumah orang. Ketika saya cek ke lokasi ternyata itu warga yang diduga menjadi korban penipuan investasi sembako, minyak goreng dan gula pasir," kata Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik ketika dimintai konfirmasi, Sabtu (29/3/2026).

 Polisi lakukan pengamanan demo warga korban investasi bodongFoto: Polisi lakukan pengamanan demo warga korban investasi bodong Foto: (Dok Istimewa)

Hendrik mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (26/3) siang. Iptu Hendrik bersama anggota mendatangi lokasi untuk meredam emosi warga dan menghindari tindakan anarkis.

"Kita ke sana supaya warga ini nggak anarkis, kan orangnya kan sudah melarikan diri, khawatir ada penjarahan atau ada orang-orang yang memanfaatkan situasi, kemudian malah ngambil barang-barang orang," kata Hendrik.

"Alhamdulillah situasinya kondusif. Kemudian, saya sosialisasikan terkait perkara hukum, akhirnya mereka mau ikut ke Polsek buat LP, buat laporan. Situasi aman sampai saat ini, kalau kita biarkan atau kalau telat, mungkin sudah pada masuk rumah pelaku sampai berbuat anarkis," imbuhnya.

Saat ini, menurut Hendrik, kasus tersebut dalam proses penyelidikan. Sejumlah saksi terkait kasus tersebut dimintai keterangan. Rumah terduga pelaku, kata Hendrik, saat ini dipasangi garis polisi agar tidak ada warga yang memaksa masuk.

"Sekarang sudah dalam penanganan kami, kita juga sudah koordinasi dengan Kasat Reskrim dan sampai saat ini masih kondusif. Dari hari Jumat, baru 2 orang yang kita periksa, (yaitu) saksi pelapor dan saksi yang jadi admin investasinya. Kita belum pastikan juga jumlah korbannya karena bisa saja nanti bertambah korban-korbannya," kata Hendrik.

43 Orang Jadi Korban-Kerugian Rp 1,1 Miliar

Polisi mengungkap sebanyak 43 menjadi korban penipuan modus investasi sembako hingga berujung menggeruduk rumah pelaku di Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Kerugian total ditaksir mencapai Rp 1,1 M.

"Informasi awal (jumlah korban) kurang lebih 43 orang. Jadi misalkan nih, saya ikutan terus saya bawa orang lagi, jadi banyak korbannya," kata Kapolsek Tenjo Iptu Hendrik Hartono kepada detikcom, Minggu (29/3/2026).

Hendrik menyebutkan kerugian dari 43 orang korban mencapai Rp 1,1 miliar. Mereka menginvestasikan uangnya ke pelaku berinisial dengan iming-iming keuntungan besar.

"Kalau dari 43 orang itu kan macam-macamnya (jumlah investasi), ada yang 60 juta, ada yang ada yang paling besar 200 juta. Rata-rata itu perempuan korbannya. Jadi saat ini dugaan kerugian kurang lebih 1,1 M, dari kurang lebih 43 orang korban," kata Hendrik.

"Jadi seolah-olah nih kalau harga pasaran minyak goreng 1 kilo itu di harga pasarannya 39 ribu sama dijual dia bisa jual 30 ribu. Jadi setelah sudah banyak yang investasi baru dia kabur," imbuhnya.

Saksikan Live DetikPagi:

(wnv/ygs)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |