Dituding Mau Bajak Kader Banteng, Ketua PSI Mau Kasih Paham Elite PDIP!

1 day ago 13
Jakarta -

Ketua DPP PSI Bestari Barus menjawab tudingan Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), membujuk kader-kader PDIP untuk masuk ke PSI. Bestari menegaskan urusan berpindah partai adalah hak pribadi setiap individu.

"Ini, catat baik-baik ya, bahwa berada atau tidak berada di dalam satu partai politik yang mana pun itu, itu murni hak privat," kata Bestrai setelah bertemu dengan Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo, dilansir detikJateng, Kamis (18/6/2026).

Bestari pun menyentil balik PDIP. Sebagai partai besar, menurutnya, PDIP seharusnya sudah memahami aturan main mengenai hak politik warga negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi saya... mbok ya PDIP ini partai gede, masa yang begituan aja ndak paham to. Begitu lho," ucapnya.

Bestrari melontarkan ajakan terbuka kepada kader PDIP untuk berdiskusi langsung dengannya agar mendapatkan pemahaman yang benar.

"Tolong disampaikan, kalau misalnya memang ingin jauh lebih paham, ya kader PDIP yang ngomong itu suruh ketemu saya ya, biar saya kasih paham," tegas Bestari.

Deddy Sitorus sebelumnya mengatakan pihaknya mengawasi upaya pihak Jokowi membujuk kader-kader PDIP untuk bergabung dengan PSI. Deddy mengklaim bahkan ada pihak yang ditawari bantuan material.

"Kami terus mengawasi gerakan mereka yang terus-menerus berusaha membujuk kader-kader PDIP untuk masuk PSI di berbagai daerah, baik anggota Dewan, kepala daerah, hingga pengurus partai dan kader. Menurut info yang saya dengar, bahkan rata-rata ditawari bantuan material yang lumayan. Tidak tahu kebenarannya. Terus terang kami tidak takut," ujar Deddy kepada wartawan, Senin (15/6).

Baca selengkapnya di sini.

Simak juga Video 'Puja-puji Prabowo ke PDIP hingga Ungkit Jasa Megawati':

(rfs/gbr)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |