Dirut BULOG Ajak Penggilingan Padi Jaga Kualitas Beras Nasional

4 hours ago 3

Jakarta -

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan keberhasilan pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak hanya ditentukan oleh besarnya volume pengadaan, tetapi juga oleh konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga mutu beras sejak proses penggilingan hingga penyimpanan dan penyaluran ke masyarakat.

"Kualitas beras adalah tanggung jawab kita bersama. Stok yang besar harus diiringi dengan kualitas yang terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh mitra penggilingan untuk terus meningkatkan standar pengolahan, menjaga konsistensi mutu, dan memperkuat kolaborasi dengan BULOG agar masyarakat menerima beras dengan kualitas terbaik," ujar Rizal dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

Hal itu dikatakan Rizal saat melakukan dialog dengan para pengusaha penggilingan padi se-Bandung Raya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (1/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Forum tersebut menjadi upaya memperkuat sinergi BULOG dan pelaku usaha penggilingan dalam menjaga kualitas beras nasional guna mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.

Ahmad Rizal menyampaikan stok beras yang dikelola BULOG saat ini mencapai 5,4 juta ton. Karena itu, fokus perusahaan tidak hanya pada pengadaan, tetapi juga pada pemeliharaan kualitas selama masa penyimpanan hingga proses distribusi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Barat, Rizal juga melakukan monitoring ke mitra penggilingan CV Sarana Putra 2 di Kabupaten Sumedang. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung proses produksi, mulai dari penerimaan gabah, penggilingan, hingga hasil akhir beras yang diproduksi. Langkah ini juga dilakukan untuk memastikan seluruh proses memenuhi standar kualitas yang ditetapkan BULOG.

Rizal juga melaksanakan inspeksi ke Gudang Filial Kordon untuk memastikan kesiapan infrastruktur penyimpanan Cadangan Beras Pemerintah. Dalam peninjauannya, ia mengecek kualitas fisik beras, kebersihan gudang, sistem penyimpanan, sirkulasi stok, hingga kesiapan sarana pendukung agar mutu beras tetap terjaga selama masa penyimpanan.

"Kami memastikan sistem pengamanan gudang berjalan optimal. Pengamanan gudang-gudang BULOG diperkuat melalui sinergi dengan personel TNI dan Polri guna menjaga keamanan stok Cadangan Beras Pemerintah sehingga proses penyimpanan dan distribusi dapat berlangsung secara aman, tertib, dan lancar," tambah Rizal.

Menurut Rizal, kolaborasi antara pemerintah, BULOG, pelaku usaha penggilingan, serta dukungan aparat keamanan merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional. Ia berharap komunikasi yang terjalin dengan para pengusaha penggilingan dapat diperkuat sehingga peningkatan kualitas beras nasional dapat dilakukan berkelanjutan.

Melalui dialog ini, Perum BULOG turut membangun kemitraan yang produktif dengan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga kualitas beras nasional, memperkuat pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah, serta mendukung swasembada pangan dan ketahanan pangan Indonesia berkelanjutan.

Lihat juga Video: Momen Jokowi Resmikan Sentra Penggilingan Padi di Sragen

(prf/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |