Daftar Sayuran dan Buah Paling Banyak Mengandung Mikroplastik

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Sayuran adalah salah satu sumber serat yang sering dijadikan pilihan sebagai menu makanan sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa macam sayuran yang justru berpotensi berbahaya bagi tubuh akibat telah tercemar mikroplastik?

Mikroplastik, partikel plastik yang berukuran sangat kecil, dapat masuk ke sayuran dan buah melalui tanah yang tercemar limbah plastik, pupuk kompos, atau degradasi mulsa plastik, lalu terserap oleh akar ke jaringan tanaman. Partikel ini juga bisa berasal dari air irigasi dan udara, kemudian menempel pada permukaan daun dan buah. Selain itu, proses pascapanen seperti pencucian dan pengemasan berbahan plastik dapat menambah kontaminasi di bagian luar produk.

Menurut sebuah studi pada Agustus 2020 yang dipublikasikan di Environmental Science, ada sekitar 52.050 hingga 233.000 partikel plastik berukuran di bawah 10 mikrometer dalam berbagai jenis buah dan sayur.

Laporan studi menyebutkan bahwa sayuran umbi-umbian, seperti wortel dan lobak memiliki konsentrasi cemaran mikroplastik yang lebih tinggi daripada sayuran berdaun, seperti selada dan kol. Menurut para peneliti, sayuran berdaun memiliki kadar mikroplastik yang relatif rendah.

"Secara khusus, apel merupakan sampel buah yang paling terkontaminasi, sedangkan wortel adalah sayuran yang paling terkontaminasi," ujar para peneliti dalam laporan studi.

Menurut hasil studi, apel dan wortel memiliki kandungan lebih dari 100.000 mikroplastik per gram.

Partikel terkecil mikroplastik ditemukan di wortel, sementara potongan plastik terbesar ditemukan di selada.

Apel memiliki salah satu jumlah mikroplastik tertinggi dalam buah, dengan rata-rata 195.500 partikel plastik per gram, sementara pir rata-rata mengandung sekitar 189.500 partikel plastik per gram.

Brokoli juga masuk dalam daftar sayuran yang paling terkontaminasi, dengan rata-rata lebih dari 100.000 partikel plastik per gram.

Dua studi yang diterbitkan sebelumnya menemukan bahwa mikroplastik menembus akar tanaman selada dan gandum, dan nanoplastik diserap oleh akar tanaman. Buah dan sayuran dapat mengakumulasi mikroplastik melalui penyerapan dari air atau tanah yang terkontaminasi mikroplastik.

"Saat kita menggigit apel, kemungkinan besar kita juga mengonsumsi mikroplastik," ujar Sion Chan, juru kampanye Greenpeace Asia Timur yang berkantor Hong Kong.

(hsy/hsy)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |