Jakarta, CNBC Indonesia - Samsung dikabarkan tengah menguji fitur untuk memblokir banjir notifikasi iklan. Fitur pemblokir iklan tersebut menggunakan teknologi analisis canggih.
Android Central melaporkan bahwa fitur pemblokir iklan ada di dalam update One UI 8 yang mulai digulirkan untuk pengguna di Amerika Serikat per Senin (12/5/2026).
Ada dua opsi sistem pemblokiran notifikasi yang tersedia, yaitu pemblokiran "basic" dan "intelligent." Sistem pemblokiran "intelligent" menganalisis notifikasi yang dikirim oleh aplikasi, kemudian memblokirnya jika notifikasi tersebut teridentifikasi sebagai iklan.
Samsung merilis fitur ini berbarengan dengan update atas Device Care. Pengguna yang telah men-download update v13.8.80.7 mendapatkan fitur "memblokir aplikasi yang membanjiri HP dengan iklan."
Deskripsi dari Samsung menyatakan bahwa "aplikasi yang sering mengirim iklan akan dialihkan ke mode deep sleep agar tidak mengganggu Anda."
Fitur pemblokir iklan ini sebetulnya sudah digosipkan akan hadir di HP Samsung sejak awal Desember tahun lalu. Namun saat itu, analis belum bisa memastikan soal implementasi teknologi tersebut ke seluruh sistem Android.
Temuan dalam update terbaru, terutama soal Intelligent Blocker, memberikan informasi baru. Sepertinya, software Samsung akan menggunakan teknologi AI sehingga bisa diimplementasikan di semua aplikasi.
Kabar baiknya, fitur ini terdeteksi saat pengujian One UI 8.5 dan kini juga resmi dirilis bersamaan dengan pembaruan sistem operasi utama. Setelah berbulan-bulan melewati pengujian, Samsung sepertinya yakin bahwa update One UI 8.5 sudah siap semua perangkat, termasuk seri Galaxy S25.
Pembaruan ini kini mulai digulirkan di Amerika Serikat, menghadirkan fitur penyaringan panggilan berbasis AI serta alat pengeditan. Pengguna juga akan menemukan beberapa penyesuaian kecil pada antarmuka pengguna (UI) di sejumlah bagian perangkat lunak.
(dem/dem)
Addsource on Google


















































