Jakarta -
Pemerintah melalui Perum Bulog bergerak cepat merespons bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak. Bantuan yang disiapkan berupa beras dan minyak goreng untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga dalam kondisi darurat.
Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, setiap kabupaten yang terdampak gempa akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 ton dan minyak goreng sebanyak 1.000 liter. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap bekerja sama dengan TNI dan Basarnas, serta mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.
Pada tahap awal, Bulog telah menyalurkan bantuan beras sebanyak 1 ton ke Kabupaten Manggarai dan 500 kilogram ke Kabupaten Nagekeo, Sabtu (15/8). Bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam rangka memastikan masyarakat terdampak dapat segera memperoleh dukungan pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan Bulog untuk bergerak cepat mendukung pemerintah dalam penanganan dampak bencana.
"Bulog siap bergerak cepat membantu pemerintah dan masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan beras dan minyak goreng akan kami salurkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Yang terpenting, masyarakat yang terdampak dapat segera merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).
Selanjutnya, Bulog akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak lainnya. Proses distribusi akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aksesibilitas wilayah, kondisi masyarakat, serta perkembangan situasi pascabencana.
Bulog juga memastikan kesiapan stok dan jaringan distribusi di wilayah NTT untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan. Koordinasi dengan pemerintah daerah akan terus diperkuat agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan sesuai kondisi di lapangan.
Langkah cepat ini merupakan wujud komitmen pemerintah bersama Bulog untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana, sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
Pemerintah bersama Bulog akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung pemulihan serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
(akn/ega)

















































