Belarus Tawarkan Sederet Kerja Sama ke RI: Bangun Pabrik hingga Latih SDM

4 hours ago 1

Jakarta -

Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menegaskan komitmennya memperluas kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor. Mulai dari ketahanan pangan, industri, hingga kesehatan menjadi bidang yang ditawarkan Belarus untuk dikembangkan bersama.

Lukashenko mengatakan kerja sama di bidang ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas. Menurutnya, setiap negara perlu memiliki kemandirian dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakatnya.

"Belarus siap memberikan sumbangannya kepada Indonesia dalam persoalan ini, terlebih lagi untuk memberikan kebutuhan pangan kami siap menyalurkan pupuk lebih besar lagi, alat-alat pertanian, teknik-teknik pertanian lebih-lebih alat pertanian teknik dan sebagainya," kata Lukashenko saat memberikan keterangan pers bersama, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lukashenko juga menawarkan kerja sama di bidang industri. Ia menyebut perusahaan-perusahaan Belarus, termasuk produsen traktor dan kendaraan asal Minsk, siap menjalin kolaborasi dengan Indonesia.

Tak hanya menyediakan produk, Belarus juga siap melatih tenaga kerja Indonesia di bidang teknik. Pelatihan tersebut dapat dilakukan di Indonesia maupun langsung di fasilitas industri Belarus.

"Kami siap mengajarkan orang-orang kita tidak hanya di sini di Indonesia tapi juga di pabrik kami di Belarus. Kami siap juga membantu teman-teman Indonesia untuk bidang-bidang lainnya yang menjadi dibutuhkan di Indonesia, industri ban," ujarnya.

Ia juga membuka peluang peningkatan ekspor berbagai produk Belarus ke Indonesia, seperti susu, daging, dan komoditas lainnya.

"Anda meminta untuk memasukkan susu, daging dan berbagai produk lainnya ke Indonesia. Beberapa itu adalah bidang-bidang kerja sama yang kami anggap realisasi. Kami siap untuk membuka berbagai proyek kerja sama dan memperluas kerja sama apa pun di Indonesia," ujar Lukashenko.

Menurut Lukashenko, hubungan kedua negara tidak cukup hanya melalui perdagangan. Belarus ingin mendorong pembentukan perusahaan patungan (joint venture) serta pembangunan dan lokalisasi pabrik di Indonesia.

Di bidang kesehatan, Belarus juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan dalam pengembangan layanan kesehatan dan pendidikan tenaga medis. Lukashenko pun berharap hubungan antarmasyarakat kedua negara semakin erat, termasuk melalui peningkatan jumlah wisatawan Belarus yang berkunjung ke Indonesia.

"Negara kami siap memberikan dukungan orang untuk kesehatan dan penyiapan bidang medis bagi orang Indonesia. Kami sangat gembira agar turis dari Belarus semakin banyak," ujarnya.

Lihat juga Video: Prabowo Temui Putin, Bahas Kerja Sama Ekonomi hingga Energi

(eva/dek)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |