Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Kepala Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell, memberikan peringatan terhadap para CEO bank di AS. Mereka mengatakan ada ancaman serangan siber baru yang ditimbulkan model AI terbaru Anthropic.
Anthropic merupakan mantan pemasok 'senjata canggih' berupa tool AI untuk militer AS. Baru-baru ini, Anthropic meluncurkan model Mythos terbaru yang super 'powerful'.
Namun, Anthropic menunda perilisan secara luas, dengan alasan kekhawatiran bahwa model itu dapat mengungkap kerentanan keamanan siber yang sebelumnya tidak diketahui.
Perusahaan menyebut model teranyarnya mampu mengidentifikasi dan mengeksploitasi kelemahan di "setiap sistem operasi utama dan setiap peramban web utama," tertera dalam laporan Bloomberg News, dikutip dari Yahoo Finance, Jumat (10/4/2026).
Pekan lalu, Anthropic mengatakan mereka sedang dalam diskusi berkelanjutan dengan pejabat pemerintah AS tentang kemampuan siber ofensif dan defensif dari model tersebut.
Sumber ketiga yang dekat dengan masalah ini mengulangi upaya Anthropic, dengan mengatakan perusahaan tersebut secara proaktif memberi pengarahan kepada pejabat senior pemerintah AS dan pemangku kepentingan industri utama tentang kemampuan Mythos sebelum peluncurannya.
Pertemuan yang diselenggarakan Kementerian Keuangan AS di Washington pada Selasa (7/4) waktu setempat, bertujuan untuk memastikan bank-bank menyadari risiko yang ditimbulkan oleh Mythos dan model serupa.
Pemerintah AS juga mengimbau para bank mengambil langkah-langkah untuk melindungi sistem mereka, kata salah satu sumber.
Undangan dikirim ketika sebagian besar CEO bank-bank terbesar AS sudah berada di Washington untuk menghadiri pertemuan lain, kata salah satu sumber.
Akses ke Mythos akan dibatasi untuk sekitar 40 perusahaan teknologi, termasuk Microsoft dan Google, kata Anthropic.
Bloomberg News, yang pertama kali melaporkan masalah ini pada Kamis (9/4), mengatakan bahwa CEO Citigroup, Morgan Stanley, Bank of America, Wells Fargo, dan Goldman Sachs hadir. CEO JPMorgan, Jamie Dimon, tidak dapat hadir, menurut salah satu sumber kepada Reuters.
Goldman Sachs, Wells Fargo, dan Federal Reserve menolak berkomentar. Kementerian Keuangan, lembaga pemberi pinjaman, dan Anthropic tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]


















































