Jakarta -
Momentum arus balik usai Idulfitri kerap dimanfaatkan masyarakat untuk membawa oleh-oleh bagi keluarga dan kerabat. Dalam kondisi ini, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengingatkan pentingnya memastikan kehalalan produk yang dibeli.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan (Babe Haikal) menegaskan oleh-oleh tidak hanya soal rasa dan bentuk, tetapi harus terjamin kehalalannya.
"Jangan sampai niat berbagi kebahagiaan justru diiringi dengan ketidakpastian status halal produk. Pastikan setiap oleh-oleh yang kita pilih sudah berlabel halal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih cermat memilih produk, terutama makanan dan minuman olahan yang banyak dijual di lokasi strategis daerah tujuan mudik. Label halal resmi dari BPJPH menjadi indikator penting bahwa produk telah melalui proses pemeriksaan sesuai standar.
Selain melihat label pada kemasan, masyarakat juga bisa mengecek status kehalalan produk secara mandiri melalui laman resmi BPJPH bpjph.halal.go.id.
"Cek keaslian label halalnya atau sertifikat halalnya mudah. Buka aja website BPJPH di bpjph.halal.go.id lalu muncul menu Cek Produk Halal, masukkan nama produk atau pelaku usaha, atau nomor sertifikat halal, lalu klik 'cari'. Status kehalalan produk akan muncul," katanya.
Masyarakat juga diminta memperhatikan komposisi bahan serta kebersihan produk, khususnya produk UMK yang belum memiliki kemasan standar.
"Kesadaran memilih produk halal adalah bagian dari gaya hidup. Ini bukan hanya terkait kewajiban pelaku usaha dalam melaksanakan sertifikasi halal produknya, tetapi juga bentuk perlindungan bagi kita sebagai konsumen, untuk mendapatkan produk yang aman, sehat, dan terjamin halal," lanjutnya.
Lebih lanjut, Babe Haikal menilai, membeli produk UMKM halal sama dengan ikut andil dalam menguatkan ekosistem halal nasional.
"Dengan memilih produk bersertifikat halal termasuk produk UMKM kita, maka kita ikut membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah supaya berkembang, sekaligus memperkuat keberlanjutan ekosistem halal di Indonesia. Setiap langkah kecil kita sebagai konsumen memiliki dampak besar bagi perekonomian halal nasional," tutupnya.
(prf/ega)


















































