Siang jelang jam istirahat, Andi (48) mencium bau asap saat berada di lapangan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Srengseng Sawah. Dia sadar sedang terjadi kebakaran di sekolah.
Penjaga gudang itu langsung mendatangi sumber bau asap. Benar saja, api sudah menyala di gudang buku.
"Penjaga gudang berlari ke sumber bau asap lalu melihat api di dalam gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional," kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaksel, Sjukri Bahanan, Kamis (6/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lembaran buku yang terbakar membuat api cepat menyambar. Asap hitam sempat membubung dari gudang buku SDN 04 Srengseng Sawah.
Andi sempat berupaya memadamkan kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) namun tak berhasil. Warga yang melihat kejadian itu lalu melapor ke damkar sekitar pukul 11.36 WIB.
Pada saat bersamaan, para pelajar juga dievakuasi ketika kebakaran berlangsung. Berkat respons cepat, tak ada korban luka maupun jiwa akibat kebakaran itu.
Kegiatan belajar mengajar (KBM) dihentikan lebih cepat dari jadwal. Para pelajar juga dipulangkan ke rumah.
"Alhamdulillah (pelajar) sudah (dievakuasi)," kata Sjukri.
Penyebab Kebakaran
Kebakaran di SDN 04 Srengseng Sawah terjadi di gudang penyimpanan buku. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik.
"Dugaan penyebab kebakaran, fenomena listrik," kata Sjukri.
Luas area yang terbakar sekitar 120 meter persegi. Bangunan SD yang terbakar berlokasi di Jalan Srengseng Sawah RT 04 RW 07, Srengseng Sawah, Kec Jagakarsa, Jaksel.
Sebanyak 15 unit mobil damkar dan 60 personel dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran. Proses pemadaman berlangsung kurang dari sejam atau tepatnya pukul 12.34 WIB.
Kebakaran di SDN di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan telah padam. Kebakaran terjadi di gudang penyimpanan buku. (dok Damkar Jaksel)
Pram Pastikan KBM Tetap Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN 04 Srengseng Sawah tetap berjalan normal pada esok hari. Dia bersyukur kebakaran ditangani cepat dan tak ada korban.
"Yang pertama untuk SD Negeri Srengseng Sawah 04 yang terjadi kebakaran kurang lebih jam 11.36 WIB. Alhamdulillah cepat bisa dipadamkan dan tidak ada korban sama sekali," kata Pramono di Balai Kota Jakarta.
Ia memastikan aktivitas belajar mengajar akan kembali berlangsung seperti biasa. Berdasarkan pengecekan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta, tidak ada kerusakan serius yang mengganggu proses pembelajaran.
"Besok proses belajar-mengajar akan normal karena tadi secara khusus saya minta kepada Ibu Kepala Dinas untuk mengecek, dan setelah dicek memang tidak ada hal yang serius. Sehingga besok proses belajar-mengajar akan berjalan dengan normal," lanjutnya.
PJJ Disiapkan untuk Siswa Trauma
Suku Dinas Pendidikan (Sudindik) Wilayah I Jakarta Selatan (Jaksel) menyiapkan skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) apabila masih ada siswa yang masih trauma belajar di sekolah.
"Untuk mengantisipasi apabila besok ada murid-murid yang masih belum bersedia datang belajar secara langsung, kami juga memberikan kesempatan untuk secara online. Tentunya kami akan memberikan pembelajaran jarak jauh juga besok. Jadi kita berikan kesempatan secara hybrid," jelas Santoso.
Ia menegaskan sekolah tetap dibuka seperti biasa. Namun, siswa yang belum siap hadir secara langsung tetap dapat mengikuti pembelajaran dari rumah.
(jbr/mei)


















































