Jakarta, CNBC Indonesia - Para pejabat pemerintah dan lembaga di sektor ekonomi memberikan dukungan terhadap Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Gubernur BI yang baru.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai sosok Destry menjadi calon yang paling cocok sebagai gubernur definitif BI karena sudah cukup lama menjadi Deputi Gubernur Senior BI.
"Ya kita dukung Bu Destry karena itu kan Bu Destry sudah berpengalaman menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior dan ini di periode kedua, dan tentu dari orang dalam. Sehingga tentu kita lihat respons pasar juga positif," kata Airlangga saat ditemui usai menghadiri UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, dikutip Rabu (12/8).
Meski begitu, Airlangga tetap menunggu hasil dari fit and proper test yang akan dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Jadi dengan demikian, harapannya dengan satu nama tersebut, bisa dipilih melalui DPR," terangnya.
Sementara terkait calon Dewan Gubernur Senior dan Dewan Gubernur, pihaknya masih menunggu fit and proper test DPR.
"Ya nanti kita lihat saja pembahasan di DPR," ujar Airlangga.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ikut buka suara ihwal pencalonan tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI. Dia mengaku, dirinya sudah cukup dekat dengan Destry dan telah bekerja sama sejak masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Saat menjadi Ketua Dewan Komisioner LPS, Destry yang menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI kata Purbaya telah bekerja berdampingan dengan dirinya sebagai Anggota Dewan Komisioner (Ex-Officio) dari BI.
"Ya bagus, dia kan pengalaman cukup, sepengalaman saya cukup dekat. Dia waktu saya Ketua Dewan Komisioner LPS, dia kan ex-official dari bank sentral," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurut Purbaya, dengan kerja sama yang telah terjalin lama itu, koordinasi erat antara otoritas fiskal dengan moneter bakal bisa terus berkesinambungan.
"Jadi saya pikir bagus. Kita biasa koordinasi dan kerjasama dengan baik. Jadi enggak ada masalah," tutur Purbaya.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK mendukung keputusan tersebut karena sosoknya memiliki rekam jejak yang cukup baik di sektor keuangan.
"Kita sangat mendukung Bu Destry figur yang sudah kita kenal dan rekam jejaknya juga sangat baik," ujarnya.
Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS Anggito Abimanyu selaku anggota Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) mengaku bersyukur dengan keputusan tersebut.
Sebab, menurutnya Destry memiliki berbagai latar belakang yang panjang di bidang sektor keuangan. Mulai dari LPS, Kementerian Keuangan, dan pengalaman yang lama di BI. Maka dari itu, ia pun meyakini koordinasi anggota KSSK akan tetap lancar bila nanti BI dinahkodai oleh Destry.
"Jadi seorang yang memiliki latar belakang lengkap, paket lengkap ya. Jadi saya cukup yakin kerja sama dengan Kementerian Keuangan dengan LPS, OJK tidak ada masalah," tutur Anggito saat ditemui di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Ia melanjutkan dengan berharap bahwa proses fit and proper test di Komisi XI DPR hingga pengesahannya di rapat paripurna nanti akan berjalan dengan lancar.
"Jadi mudah-mudahan lancar dan segera ditetapkan Gubernur Bank Indonesia definitif," ucap Anggito.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]


















































