Ahmad Luthfi Pastikan Armada Bus-Sopir Mudik Gratis Jateng Laik Jalan

5 hours ago 6
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi melepas 325 bus Mudik Lebaran Gratis 2026 yang berisikan 19.870 pemudik dari Jakarta ke Jateng. Luthfi pun memastikan seluruh kendaraan sudah dicek kelaikannya, termasuk kesehatan sopir.

"Kendaraan sudah dilakukan pengecekan. Sudah dilakukan pengecekan semua. Polda Metro sudah ngarahkan. Sopir-sopir, suruh ngecek dulu biar sehat," kata Luthfi saat pelepasan pemudik di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Timur, Senin (16/3/2026).

Luthfi pun mengajak pemudik agar ikut memperhatikan kondisi sopir dalam perjalanan jika mengalami ngantuk. Dia juga meminta para sopir tidak terburu-buru saat mengemudi dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ingatkan nanti, kalau ngantuk ngopi, diingatkan, dan lain sebagainya. Prinsip, salam kepada keluarga di rumah. Salam sehat. Enggak usah kesusu. Kesusu iku ra enak," ujar Luthfi.

Luthfi juga menyampaikan pesan agar warga Jateng peserta Mudik Lebaran Gratis 2026 bisa menabung uangnya lantaran sudah dilayani lewat program ini. Dia pun meminta pemudik membelanjakan uangnya di Jateng guna menumbuhkan UMKM setempat.

"Sekembalinya ke daerahnya masing-masing mau Brebes, Pekalongan, Banyumas, dan lain sebagainya, duit yang gratis ditabung nggo muleh, belanjakno di rumah, di kampung. UMKM biar hidup, masyarakatnya biar sejahtera. Nanti, kalau waktu balik, gratis, sudah kita siapkan bus dan kereta api," ungkap Luthfi.

Luthfi juga menyampaikan pesan agar para pemudik sekembalinya ke Jakarta tidak membawa teman. Apalagi, menurut dia, jika yang dibawa ikut ke Jakarta belum memiliki kepastian bekerja.

"Kalau balik ke Jakarta, enggak usah bawa teman kalau tidak pasti kerjanya," kata Luthfi.

Luthfi mengatakan Pemprov Jateng sudah menyiapkan lapangan pekerjaan bagi para warganya sehingga tak perlu beranjak ke Jakarta jika belum pasti memperoleh pekerjaan. Dia menyampaikan tidak ingin membebani Pemprov Jakarta oleh warga Jateng yang belum pasti mendapatkan kerja di Ibu Kota.

"Kerjo neng kampung e dewek karo aku, nggih? Apa saja, terserah lah. Nanti tak carikan kerja sama saya. Daripada ke Jakarta, nanti belum tentu dapat kerja. Enggak usah bawa teman. Enggak usah bawa teman. Kami tidak pengen membebani Jakarta, Jakarta Timur apalagi, bagi mereka yang tidak siap kerja," terang Luthfi.

Dia menjelaskan, Pemprov Jateng telah menyiapkan berbagai macam program guna menunjang warga agar siap bekerja untuk mengisi lapangan-lapangan pekerjaan yang disediakan. Dia memastikan juga telah memerintahkan bupati wali kota agar ikut menyiapkan lapangan pekerjaan bagi warganya.

"Jawa Tengah sudah menyiapkan BLK, vokasi, dan lain sebagainya. Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, kita siapkan. Kita kerja di Jawa Tengah saja. Bagi mereka yang, termasuk kabupaten, kota, sudah, para bupati, wali kota menyiapkan dan menerima mereka," imbuh dia.

Pelepasan para peserta Mudik Lebaran Gratis 2026 ini pun dilakukan secara langsung oleh Luthfi. Pelepasan peserta mudik ditandai dengan flag off.

Pelepasan peserta Mudik Lebaran Gratis 2026 dilakukan pukul 10.00 WIB di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Timur.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, mudik lebaran gratis 325 bus nanti masuk wilayah Jawa Tengah semoga selamat sampai tujuan," ucap Luthfi saat pelepasan.

Selain di Jakarta, Luthfi mengatakan Mudik Lebaran Gratis dari Pemprov Jateng dilaksanakan hari ini di Bandung. Dia juga mengatakan Pemprov Jateng turut menyediakan Mudik Lebaran Gratis menggunakan kereta api.

"Hari ini juga dilepas pemudik oleh Wakil Gubernur di Bandung. Dan besok sudah kita siapkan tujuh kereta gerbong yang gratis juga," jelasnya.

Mudik Gratis Jateng Kolaborasi Lintas Stakeholder

Luthfi mengatakan Pemprov Jateng bersama Bank Jateng dan sejumlah instansi menyiapkan 325 bus secara gratis. Dia mengatakan bus-bus tersebut akan mengangkut para pemudik ke berbagai kota dan kabupaten di Jateng.

"Jadi hari ini kita lakukan mudik gratis Pemprov Jawa Tengah, diikuti oleh 35 kabupaten kota, yang itu dibantu oleh Baznas, Bank Jateng, termasuk di dalamnya Aqua pun ikut," tutur Luthfi.

"Jadi ini merupakan suatu kolaborasi di mana mudik kita adalah bentuk hadirnya negara untuk mempermudah dan mempercepat terkait bergesernya orang," sambungnya.

Dia menjelaskan, peserta mudik merupakan warga Jateng yang merupakan pekerja informal di Jabodetabek. Dia berharap program tersebut membantu warga Jateng bisa berkumpul bersama keluarga saat Lebaran.

"Rata-rata dari 325 bus ini adalah mereka, adalah pekerja informal yang gajinya di bawah Rp 5 juta, Rp 2 juta, pedagang bakso, ojol, pembantu rumah tangga, dan mereka senang sekali mudiknya gratis, baliknya gratis," kata Luthfi

"Ini menjadi suatu, kami sebagai pemerintah provinsi dan mewakili teman-teman kabupaten kota mengucapkan terima kasih atas kerja sama ini, yang tentu akan membuat perkembangan ekonomi di daerahnya masing-masing akan lebih baik," imbuh dia.

(kuf/yld)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |