12 Negara-Wilayah Ini Paling Aman dari Perang Dunia 3, Ada RI?

1 hour ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah kawasan tengah dilanda konflik yang membuat situasi geopolitik global makin memanas. Perang yang terjadi di Eropa hingga ketegangan yang meningkat di Timur Tengah turut menimbulkan kekhawatiran terhadap risiko eskalasi yang lebih luas.

Terlepas dari itu, ternyata ada beberapa negara dan wilayah yang masih dinilai relatif aman apabila konflik geopolitik terus memanas dan skenario Perang Dunia 3 benar-benar terjadi.

Berikut ini daftar negara dan lokasi yang disebut-sebut paling aman, dilansir dari Express, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Antartika

Lokasi pertama adalah Antartika, wilayah paling dingin di planet Bumi yang terkenal dengan pariwisata ekstrem. Walau jauh dari tempat terjadinya konflik, kondisi medan yang sulit tidak menjadikan Antartika sebagai tempat yang ideal untuk berlindung.

Argentina

Sejumlah ahli mengatakan, apabila bom nuklir digunakan, Argentina bisa menjadi salah satu tempat teraman di Bumi.

Hal ini bukan hanya karena seberapa jauh sebagian wilayah Argentina berjarak dari tempat bom nuklir kemungkinan akan digunakan, melainkan juga karena negara tersebut memiliki tanaman yang tahan terhadap radiasi nuklir seperti gandum.

Bhutan

Bhutan yang berada di kawasan pegunungan Himalaya menyatakan dirinya netral setelah bergabung dengan PBB pada tahun 1971. Negara tersebut juga terkurung daratan dan berada di wilayah yang sangat bergunung-gunung, sehingga dianggap aman jika terjadi perang.

Cili

Negara asal Amerika Selatan, Cili, diklaim juga memiliki persediaan tanaman yang tahan serta terletak jauh dari konflik yang sedang memanas. Negara tersebut juga merupakan salah satu negara paling maju di Amerika Selatan.

Fiji

Fiji adalah salah satu dari negara di bumi yang terisolasi. Lokasinya berjarak 2.700 mil dari negara terdekat, Australia. Pulau ini mendapat peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global karena angkatan bersenjatanya hanya beranggotakan 6.000 personel.

Greenland

Greenland merupakan pulau terbesar di dunia dan dimiliki oleh Denmark. Pulau ini terpencil lantaran hanya ada 56.000 orang yang tinggal di sana. Karena alasan itu, pulau ini tidak mungkin menjadi sasaran aksi militer.

Islandia

Islandia secara teratur mendapat peringkat tinggi dalam Indeks Perdamaian Global. Selain terpencil, Islandia juga memiliki banyak cadangan air tawar, sumber daya laut, dan sumber energi terbarukan.

Hal ini menandakan bahwa Islandia tidak akan terlalu terpengaruh oleh gangguan rantai pasokan jika terjadi konflik global.

Indonesia

Indonesia adalah negara lain yang biasanya bersikap netral terhadap konflik, yang disebut dengan Gerakan Non-Blok. Presiden Soekarno menyatakan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia akan "bebas dan aktif" pada tahun 1948 silam.

Selandia Baru

Selandia Baru berada di posisi kedua dalam Indeks Perdamaian Global. Negara ini jarang terlibat campur tangan dalam konflik negara lain.

Afrika Selatan

Afrika Selatan dikenal sebagai negara yang memiliki infrastruktur modern serta sumber makanan dan air yang melimpah.

Namun, pemerintah Afrika Selatan telah terlibat dalam konflik besar dalam beberapa bulan terakhir. Negara tersebut dituduh bersimpati terhadap invasi Rusia ke Ukraina meskipun secara resmi negara tersebut bersikap netral. Afrika Selatan juga mengajukan kasus genosida terhadap Israel ke Mahkamah Internasional.

Swiss

Swiss terkenal dengan komitmennya terhadap kenetralan. Negara di kawasan Eropa tengah ini telah mempertahankan sikap ini selama sekitar 200 tahun.

Tuvalu

Berada di Samudra Pasifik, posisi Tuvalu terletak di antara Hawaii dan Australia. Negara tersebut terisolasi dan hanya memiliki populasi 11.000 orang, sehingga tidak mungkin menjadi target sasaran musuh dalam perang dunia.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |