12 Fitur Terbaru HP Android, Wajib Tahu Buat Hindari Maling M-Banking

1 hour ago 3
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat sekaligus mudarat. Salah satu ancaman paling mengkhawatirkan adalah modus penipuan yang kian masif dan merugikan masyarakat.

Google memanfaatkan ajang 'The Android Show I/O Edition' untuk menyampaikan serangkaian pengumuman penting, salah satunya terkait keamanan siber.

Ada beberapa fitur keamanan baru untuk pengguna HP Android yang diharapkan bisa meluncur resmi pada 2026 ini. Sebagian besar akan dihadirkan pada sistem operasi Android 17. Berikut daftarnya, dikutip dari AndroidAuthority, Rabu (13/5/2026):

Otomatis Mengakhiri Panggilan Penipuan Bank

Google memperkenalkan fitur 'verified financial calls' di Android. Fitur anti-penipuan baru ini dirancang untuk menghentikan penelepon yang menyamar sebagai bank dan lembaga keuangan.

Jika Android mendeteksi panggilan yang mengaku berasal dari bank Anda adalah palsu, sistem akan secara otomatis mengakhiri panggilan tersebut, bahkan sebelum penipu dapat terhubung.

Fitur ini bekerja dengan memeriksa aplikasi perbankan yang terpasang di HP pengguna untuk memverifikasi apakah lembaga tersebut benar-benar menghubungi pengguna.

Google mengatakan fitur ini akan tersedia pada Android 11 dan perangkat yang lebih baru dalam beberapa minggu mendatang, dengan dukungan dari bank-bank termasuk Revolut, Itaú, dan Nubank sebagai permulaan.

Fitur 'Live Threat Detection' Makin Canggih

Google memperluas fitur 'Live Threat Detection' berbasis AI dengan perlindungan baru terhadap perilaku aplikasi yang mencurigakan. Android kini akan memperingatkan pengguna tentang aplikasi yang secara diam-diam meneruskan pesan SMS dan menyalahgunakan izin aksesibilitas.

Android 17 juga akan memperkenalkan 'pemantauan sinyal dinamis', sebuah fitur yang memungkinkan Google untuk menandai aplikasi yang menyembunyikan ikonnya sebelum meluncurkan aktivitas berbahaya di latar belakang.

Google mengatakan pemantauan sinyal dinamis memungkinkan sistem untuk menerapkan aturan deteksi ancaman baru secara real-time untuk memerangi teknik malware baru dengan lebih baik. Fitur ini akan mulai diluncurkan pada semester kedua tahun ini di perangkat tertentu.

Deteksi Malware di Chrome untuk Android

Chrome di Android mendapatkan lapisan perlindungan tambahan terhadap unduhan APK berbahaya. Fitur ini sebelumnya telah ditemukan di Chrome Canary untuk Android.

Jika Safe Browsing diaktifkan, Chrome akan mengevaluasi file APK untuk mendeteksi malware yang dikenal sebelum diunduh. Hal ini dapat melindungi pengguna dengan berpotensi mencegah aplikasi berbahaya terinstal.

Proteksi Biometrik untuk 'Mark as Lost'

Fitur 'Mark as Lost' di Find Hub akan makin canggih di Android 17. Ketika diaktifkan, pengguna bisa mengatur perangkatnya untuk menambahkan proses otentikasi biometrik jika ingin mengakses perangkat yang hilang.

Artinya, jika orang lain mengetahui PIN atau password HP, mereka tidak bisa mengakses perangkat pengguna tanpa fingerprint atau pemindai wajah jika ditandai sebagai perangkat hilang.

'Theft Protection' Jadi Setelah Otomatis

Google akan secara otomatis mengaktifkan fitur perlindungan pencurian perangkat secara global. Pada perangkat Android 17, ada 'Remote Lock' dan 'Theft Detection Lock' yang secara otomatis aktif setelah setup, reset, dan upgrade.

Serangan Tebak PIN Lebih Susah

Google mengatakan Android 17 akan membatasi jumlah upaya memasukkan PIN atau password keliru. Perusahaan tersebut mengatakan Android 17 juga akan menambahkan penundaan yang lebih lama antara upaya penguncian dan meningkatkan cara informasi layar kunci ditampilkan setelah kegagalan berulang.

Opsi Pembagian Lokasi Presisi Sementara

Pada Android 17, Google juga memperkenalkan tombol pembagian lokasi presisi secara sementara. Jadi, tak perlu lagi memberikan akses lokasi permanen untuk aplikasi atau layanan. Pengguna bisa memberikan akses ketika aplikasi secara aktif dibuka.

Peningkatan Transparansi Lokasi

Mirip dengan indikator kamera dan mikrofon Android, Android 17 akan menampilkan indikator penggunaan lokasi yang lebih terlihat setiap kali aplikasi mengakses lokasi Anda. Fitur ini memungkinkan pengguna mengetuk indikator untuk melihat aplikasi mana yang baru-baru ini menggunakan akses lokasi dan mengelola izin secara langsung.

Akses Kontak Dibatasi

Google meluncurkan fitur baru yang memungkinkan aplikasi meminta akses hanya ke kontak tertentu, bukan seluruhnya. Aplikasi juga dapat meminta akses hanya ke bidang kontak tertentu, dan akses tersebut bersifat sementara. Ini adalah sesuatu yang pertama kali kami temukan November lalu, dan Google baru-baru ini meresmikannya pada bulan Maret tahun ini.

Verifikasi Tambahan

Google memperkenalkan verifikasi sistem operasi Android untuk membantu pengguna memastikan apakah perangkat mereka menjalankan versi Android resmi. Fitur ini dimaksudkan untuk memerangi versi Android yang dimodifikasi dan tampak sah, tetapi diam-diam membahayakan keamanan.

Perlindungan OTP

Android akan secara otomatis menyembunyikan password sekali pakai dari sebagian besar aplikasi selama tiga jam untuk mencegah aplikasi berbahaya mencuri kode otentikasi. Fitur ini telah diluncurkan di Android 17 Beta 2 dan akan menjangkau pengguna secara lebih luas dengan rilis stabil.

Seperti yang diumumkan pada Maret lalu, Android 17 juga menambahkan dukungan untuk Kriptografi Pasca-Kuantum dan peningkatan perlindungan jaringan 2G. Hal ini memungkinkan operator untuk menonaktifkan 2G secara default di area di mana teknologi tersebut tidak lagi didukung.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |