Waspada Potensi Longsor di Jakarta Januari 2026, Ini Daftar Wilayahnya

1 week ago 11

Jakarta -

BPBD DKI Jakarta merilis peringatan dini potensi tanah longsor di Provinsi DKI Jakarta periode Januari 2026. Masyarakat diimbau untuk waspada.

Mengutip dari akun Instagram BPBD DKI Jakarta (@bpbddkijakarta), prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG.

Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah-tinggi. Berikut daftar wilayahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilayah Potensi Gerakan Tanah: Menengah-Tinggi

1. Kota Adm. Jakarta Barat

  • Kecamatan Kembangan

2. Kota Adm. Jakarta Pusat

  • Kecamatan Menteng

3. Kota Adm. Jakarta Selatan

  • Kecamatan Cilandak
  • Kecamatan Jagakarsa
  • Kecamatan Kebayoran Baru
  • Kecamatan Kebayoran Lama
  • Kecamatan Mampang Prapatan
  • Kecamatan Pancoran
  • Kecamatan Pasar Minggu
  • Kecamatan Pesanggrahan
  • Kecamatan Tebet

4. Kota Adm. Jakarta Timur

  • Kecamatan Cakung
  • Kecamatan Cipayung
  • Kecamatan Ciracas
  • Kecamatan Duren Sawit
  • Kecamatan Jatinegara
  • Kecamatan Kramatjati
  • Kecamatan Makasar
  • Kecamatan Matraman
  • Kecamatan Pasar Rebo
  • Kecamatan Pulogadung

Keterangan:

  • Menengah
    Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah, sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
  • Tinggi
    Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Langkah Siap Siaga Bencana Longsor

Mengutip dari situs BNPB, tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng.

Sebagai bentuk siap siaga terhadap longsor, ini hal-hal yang dapat kamu lakukan.

- Saat Terjadi Longsor

  • Perhatikan suara yang tidak biasa seperti retakan pohon atau batu yang berbenturan
  • Segera menjauh dari lahan miring dan daerah longsoran
  • Hindari menggunakan jembatan, jalan layang atau terowongan
  • Jika kamu berada di luar, segera ke lokasi aman yang jauh dari benda atau bangunan yang dapat runtuh
  • Waspada jika melihat warna air sungai berubah menjadi keruh dan kecoklatan.

- Setelah Terjadi Longsor

  • Jangan mendekati area longsor
  • Periksa kerusakan bangunan dan lingkungan sekitarmu
  • Berlindung sementara di rumah kerabat atau tempat pengungsian sementara yang aman dari longsor
  • Waspada terjadinya banjir bandang atau longsor susulan
  • Segera tanam kembali tanah yang longsor untuk mencegah bahaya longsor di masa mendatang
  • Lapor petugas bila terpisah atau kehilangan anggota keluarga.

- Mencegah Dampak Longsor

  • Waspada saat hujan deras atau bila terjadi gempa
  • Tanam pohon di area rawan longsor
  • Waspadai tanda-tanda seperti pohon patah atau suara benturan batu
  • Pastikan saluran air hujan tidak terhambat
  • Waspadai pohon yang bergerak
  • Buat dinding penahan longsor.

Tonton juga video "Longsor di Manggarai Timur, 2 Orang Hilang-Ratusan Warga Mengungsi"

(kny/imk)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |