Video: Perang Tekan Ekonomi, Multifinace Incar Pembiayaan Syariah-EV

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia- 2026 yang diharapkan menjadi tahun pemulihan dan pertumbuhan bisnis pembiayaan justru menjadi tahun penuh tantangan bagi industri multifinance.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Direktur Utama CSUL Finance, Suwandi Wiratno Siahaan di tahun 2025 pertumbuhan bisnis multifinance di bawah 1% sehingga tahun 2026 menjadi harapan bagi upaya mendorong bisnis pembiayaan. Namun perang Timur Tengah yang melibatkan AS- Isral dengan Iran memberi dampak negatif bagi ekonomi dan dunia usaha.

Per Februari utang pembiayaan multifinance tumbuh 1,1% ditopang pembiayaan modal kerja dan modal usaha dan piutang pembiayaan syariah. Sementara pembiayaan investasi tumbuh negatif imbas pemangkasan RKAB batu bara dan nikel sehingga perusahaan tambang menunda ekspansi bisnis yang berimbas ke permintaan pembiayaan.

Seperti apa prospek dan tantangan serta bagaimana strategi peluang bisnis pembiayaan hadapi 2026? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dan Direktur Utama CSUL Finance, Suwandi Wiratno Siahaan dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Jum'at, 24/04/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |