Usai Bertemu Menkeu AS, Purbaya Wanti-Wanti Konflik Iran Bisa Panjang

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan tantangan ekonomi ke depannya masih besar. Pasalnya, pasar global belum menunjukkan perbaikan. Oleh karena itu, mantan bos LPS mengingatkan Indonesia masih harus waspada.

Selain itu, dia menilai Indonesia harus mampu mempertahankan pertumbuhan yang bagus, sebagai modal ketahanan menghadapi guncangan global. 

"Jadi kita harus pastikan domestiknya tumbuh dengan bagus," tegasnya dalam konferensi pers APBN KITA, Selasa (5/5/2026).

Dia menuturkan Indonesia tidak bisa berbuat banyak terkait dengan permasalahan dinamika ekonomi global. Purbaya pun membagikan ceritanya saat mengikuti pertemuan tahunan IMF-World Bank pada April lalu.

Di sela-sela acara ini, Purbaya bercerita dirinya bertemu dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Bendahara administrasi Trump ini membagikan strategi AS untuk mencapai perdamaian dengan Iran.

Mendengar strategi ini, Purbaya pesimis. Dia melihat AS seolah-olah menunjuk Iran sebagai pihak yang kalah perang, AS yang menang. Dari paparan Bessent ini, Purbaya mengatakan dirinya yakin perjanjian damai tidak akan tercapai dalam waktu dekat. Oleh karena itu, semua pihak harus bersiap dengan konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.

"Pasti gak akan tercapai perjanjian itu, jadi kita harus siap dengan konflik berkepanjangan, saya dari awal pikirnya 1-2 bulan selesai perang, ternyata enggak," ujarnya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |