Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan transportasi luar angkasa miliki miliarder Elon Musk, yakni SpaceX akan mengakuisisi Anysphere, perusahaan perangkat lunak yang mengelola pemrograman coding AI, Cursor.
SpaceX telah menyiapkan dana senilai US$60 miliar atau setara Rp1.063,9 triliun (kurs Rp17.730/US$) untuk mengakisisi Anysphere. Akuisisi ini disebut sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan bisnisnya di pasar AI korporasi.
Pengumuman ini datang hanya beberapa hari setelah IPO dengan nilai US$2 triliun dan langsung menjadikannya salah satu perusahaan paling berharga di dunia.
"SpaceX memperkirakan aksi korporasi akan selesai selama kuartal ketiga tahun 2026," dikutip dari laporan Reuters, Selasa (16/6/2026).
SpaceX telah mengincar Cursor selama beberapa bulan. Perusahaan tersebut mengatakan pada bulan April bahwa mereka telah mengamankan opsi untuk mengakuisisi Cursor yang berbasis di San Francisco seharga US$60 miliar akhir tahun ini, atau membayar US$10 miliar untuk kemitraan baru mereka.
Bersama dengan OpenAI dan Anthropic, Cursor adalah salah satu dari beberapa perusahaan rintisan Silicon Valley yang telah menarik banyak pengembang dengan menggunakan kecerdasan buatan untuk mengotomatisasi pengkodean.
Bisnis Cursor telah berkembang pesat sejak didirikan pada tahun 2022, dengan pendapatan bisnis-ke-bisnis tahunan sekitar US$2,6 miliar dan penjualan perusahaan tumbuh tajam, menurut data perusahaan yang dibagikan kepada Reuters awal bulan ini.
Kesepakatan ini dapat memberi xAI, pembuat chatbot Grok yang bergabung dengan SpaceX pada bulan Februari, pijakan yang lebih kuat di pasar pengkodean AI di mana sejauh ini tertinggal dari para pesaingnya. Ini juga akan memberi Cursor kapasitas komputasi yang lebih besar untuk mengembangkan model AI.
Pada Maret tahun ini, dua kepala teknik produk di Cursor mengatakan mereka bergabung dengan SpaceX untuk berkontribusi pada proyek-proyek bulan dan xAI.
Belum jelas apakah kesepakatan ini akan memengaruhi perjanjian SpaceX untuk menyewakan pusat datanya. Dalam beberapa minggu terakhir, perusahaan tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Anthropic dan Google milik Alphabet untuk menyewa kapasitas komputasi awan senilai sekitar US$26 miliar per tahun.
Kedua kesepakatan tersebut mencakup klausul penghentian dalam 90 hari, yang berarti SpaceX dapat dengan cepat mengambil kembali kapasitas komputasi jika diperlukan.
(arj/arj)
Addsource on Google


















































