Seskab: Presiden Pastikan Harga Bahan Pokok Terjangkau di Daerah Bencana

3 hours ago 1
Jakarta -

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai harga bahan pokok menjelang Ramadan. Dia mengatakan Prabowo ingin harga bahan pokok di daerah terdampak bencana terjangkau.

"Saat ini kita sudah berada satu minggu menjelang bulan Ramadan. Bapak Presiden ingin memastikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok, ketersediaan bahan pangan, dan bahan-bahan penting lainnya, khususnya di daerah terdampak bencana, benar-benar tersedia dan harganya terjangkau oleh masyarakat," kata Teddy saat konferensi pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Wilayah Sumatera di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Teddy menuturkan Prabowo juga masih terus memantau pemulihan pascabencana di Sumatera. Para menteri dan Satgas diminta selalu menyampaikan info terkini kondisi di daerah pascabencana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan di daerah bencana secara berkelanjutan. Beliau menginstruksikan agar seluruh Satgas, setiap menteri, maupun pejabat terkait terus menyampaikan informasi dan pembaruan secara berkala kepada publik," ujarnya.

Menurut Teddy, dua bulan lebih pascabencana Sumatera, pemulihan di sana sudah cukup cepat. Jalan yang tadinya terputus kini sudah dapat dilalui kembali berkat kerja sama pemerintah pusat, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Saat ini kita sudah memasuki dua bulan pascabencana. Data, fakta, dan realitas di lapangan menunjukkan hasil kerja yang supercepat dan konkret dari pemerintah, yang tentunya bekerja sama dengan seluruh elemen, mulai TNI, Polri, relawan, hingga seluruh warga masyarakat," ucapnya.

"Beberapa bukti konkret yang telah dicapai dalam dua bulan ini antara lain telah tersedia 5.500 hunian. Bahkan dalam satu bulan terakhir saja, sudah selesai dibangun 1.500 unit hunian yang siap digunakan. Sudah ada 98 jembatan yang diperbaiki dan berfungsi kembali di seluruh provinsi yang terdampak bencana. Terdapat 99 ruas jalan nasional yang sebelumnya terputus atau tidak bisa dilalui kini sudah bisa digunakan kembali secara normal," lanjutnya.

Selain itu, Teddy menyebut, di bidang kesehatan, terdapat 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang sebelumnya terdampak kini sudah siap kembali melayani pasien.

Selanjutnya, di sektor pendidikan, menurut ya... menunjukkan kemajuan pesat. Di mana sekolah-sekolah sudah hampir 100 persen beroperasi kembali. Selain itu, pasar-pasar juga sudah mulai beroperasi sehingga rantai ekonomi di seluruh wilayah terdampak sudah kembali berjalan.

"Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua bantuan yang diperlukan kepada warga sesegera mungkin," imbuhnya.

Dari data yang dipaparkan, total ada 75 kabupaten/kota di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Sebanyak 52 di antaranya terdampak bencana. Sebanyak 37 kabupaten/kota sudah berstatus normal, 4 mendekati normal, dan 11 perlu atensi khusus.

(dek/fca)


Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |