Jakarta, CNBC Indonesia - Samsung mengumumkan inovasi teknologi layar lipat terbaru. Bernama Flex Titanium, teknologi tersebut didesain untuk meningkatkan ketahanan dan menyamarkan bekas lipatan pada ponsel lipat milik perusahaan.
"Untuk generasi ponsel lipat Galaxy berikutnya, Samsung membangun keahlian bertahun-tahun menghadirkan inovasi layar ke dalam perangkat yang meningkatkan pengalaman pengguna, didukung pengalaman menonton luar biasa," kata EVP dan Senior Executive, Mobile R&D Office - H/W Samsung Electronics, Sunghoon Moon, dikutip dari laman Samsung News Room, Jumat (17/7/2026).
Inovasi ini menggabungkan dua komponen utama, yakni titanium-alloy film dan titanium plate. Titanium-alloy film akan menopang layar dari dalam dan berada di bawah panel OLED.
Film tersebut akan memberikan kekuatan mekanis 20 kali lebih besar. Sementara proses penggulungan presisi membuat material menjadi sangat tipis dan memungkinkan panel layar menjadi lebih ramping.
Untuk titanium plate, struktur fleksibel menopang layar dari bawah. Struktur akan menghilangkan celah udara antara modul dan perekat pada pelat dengan teknologi pemrosesan lubang yang canggih.
Struktur tersebut, Samsung menuliskan, memberikan dukungan lebih stabil di bawah layar saat dibuat. Selain itu juga mempertahankan fleksibilitas untuk melipat hp secara berulang.
Sementara itu, Samsung menghadirkan resolusi tampilan ultra jernih dengan integrasi arsitektur beresolusi tinggi dan material organik generasi berikutnya.
"Kombinasi arsitektur layar beresolusi tinggi dengan material organik baru untuk memaksimalkan efisiensi daya, kami akan memperkuat daya saing perangkat lipat Galaxy generasi berikutnya," jelas EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team, Samsung Display, Kyung-Jin Yoo.
Samsung mengonfirmasi teknologi Flex Titanium akan debut dalam perangkat lipat Generasi berikutnya. Namun tak ada informasi apapun yang dibagikan perusahaan.
Pihak perusahaan hanya mengatakan detail lebih lanjut bakal diungkap pada Galaxy Unpacked yang akan digelar di London, Inggris pada 22 Juli 2026 pekan depan.
(dem/dem)
Addsource on Google

















































