Sakatonik Curcuma Gelar Gerakan Makan Tanpa Drama di Serang

1 week ago 14

Serang -

Ribuan anak tampak antusias mengikuti acara Gerakan Makan Tanpa Drama yang diselenggarakan oleh Sakatonik Curcuma di Stadion Heroik, Serang, Banten, hari ini. Acara tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Hari Anak Nasional 2026.

Pantauan detikcom, acara tersebut dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Acara dibuka dengan senam bersama yang dipandu oleh dua instruktur.

Tampak pula peserta yang mayoritas merupakan anak-anak TK begitu antusias mengikuti senam. Didampingi guru pendamping, anak-anak tampak mengikuti sejumlah gerakan yang dicontohkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya itu, dalam acara tersebut, sejumlah anak juga mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kreativitas mereka melalui penampilan angklung yang dibawakan oleh SD Al Madina.

Selain itu, acara tersebut juga dimeriahkan penampilan tari tradisional. Kehadiran tarian tradisional tersebut merupakan upaya untuk memperkenalkan budaya kepada anak-anak.

Group Head of Marketing & Consumer Insights Kalbe Consumer Health, Irwan Wijaya, mengatakan acara tersebut merupakan bagian dari upaya mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pemenuhan kebutuhan nutrisi.

"Jadi, Gerakan Makan Tanpa Drama ini merupakan inovasi dari Sakatonik Curcuma dan menjadi gerakan edukasi pertama untuk menciptakan pengalaman makan yang menarik bagi orang tua dan anak," kata Irwan di Serang, Banten, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang sangat dibutuhkan pada masa pertumbuhan anak. Pasalnya, pertumbuhan anak yang baik sangat dipengaruhi oleh nutrisi dan gizi yang dikonsumsi.

"Tentunya bagi kami, nutrisi merupakan faktor penting untuk tumbuh kembang anak yang baik. Supaya anak tetap sehat, hebat, dan bahagia tentu membutuhkan nutrisi yang baik," tutupnya.

Sementara itu, orang tua peserta Gerakan Makan Tanpa Drama, Aminah, menyambut baik acara tersebut. Menurutnya, nutrisi sangat penting bagi perkembangan anak, apalagi saat ini anaknya baru memasuki usia PAUD.

"Bagus acaranya, menyadarkan pentingnya kebutuhan nutrisi bagi tumbuh kembang anak," tutup Aminah.

(akd/ega)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |