Pusingnya Pencari Kerja, Punya Pengalaman Tapi CV Tetap Sulit Tembus

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa kerja masih menjadi salah satu harapan bagi masyarakat yang ingin kembali bekerja. Namun, di tengah banyaknya perusahaan yang membuka lowongan, pencari kerja mengaku persaingan justru semakin ketat dan peluang mendapatkan pekerjaan belum tentu lebih mudah.

Salah satu peserta Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026 Akhi Yunanto mengatakan dirinya baru pertama kali mengikuti job fair secara langsung. Sebelumnya, ia lebih banyak mengirim lamaran melalui situs lowongan kerja dan media sosial.

"Baru pertama kali ini. Sebelumnya paling apply-apply lewat website-website, lewat medsos (media sosial) gitu," kata Akhi kepada CNBC Indonesia, Rabu (8/7/2026).

Pria berusia 22 tahun asal Brebes yang kini merantau dan tinggal di Tambora, Jakarta Barat itu memiliki pengalaman sekitar tiga tahun di industri makanan dan minuman. Ia membidik posisi di bagian dapur restoran, namun tetap membuka peluang untuk pekerjaan lain yang sesuai dengan kebutuhannya.

"Sekarang lagi nyari posisi di kitchen-kitchen gitu, soalnya saya ada pengalaman di kitchen. Sebelumnya kerja di restoran. Yang pertama itu Wing Heng, restoran dimsum itu sembilan bulanan. Terus yang restoran keduanya Offseng, dimsum juga sama. Sekitar satu tahun sepuluh bulan. Ya kalau ditotal ya tiga tahun lah," kata Akhi kepada CNBC Indonesia.

Di lokasi pameran kerja, ia mendatangi sejumlah perusahaan di sektor F&B yang sesuai dengan pengalaman kerjanya, seperti PT Adicipta Boga Inti Prima (Imperial) dan Bangor. Namun, tidak mudah mendapatkan pekerjaan saat ini, lowongan yang sudah dikirim melalui email pun belum membuahkan hasil.

"Kalau sekarang sih cukup sulit juga sih sekarang. Lumayan. Saya udah beberapa kali ngelamar masih belum ada panggilan-panggilan cuma sekadar interview doang. Terus dibilang mau dikabarin lagi tapi ya nunggu udah lama gak ada kabar lagi," ungkapnya.

Sementara itu, pencari kerja lainnya, Egi, menilai tantangan mencari pekerjaan tidak hanya datang dari ketatnya persaingan, tetapi juga perubahan kebutuhan perusahaan. Meski telah memiliki pengalaman di bidang ritel, ia tetap harus bersaing dengan banyak pelamar lain.

"Apalagi lulusan baru juga kan banyak, mereka muda-muda, masih 20-an awal, jadi gak mudah buat bersaing, tapi ya kita harus tetap berjuang," kata Egi.

Meski demikian, Egi menilai pengalaman kerja tetap menjadi nilai tambah bagi pelamar. Ia berharap perusahaan dapat memberikan kesempatan yang sama kepada pencari kerja yang telah memiliki pengalaman maupun lulusan baru.

"Ya itu pertama semangat sih. Semangat, terus ya kedua mungkin kalau di usia saya pengalaman ya. Kalau buat yang fresh graduate itu yang penting sih semangat aja mau mencoba aja sih," katanya.

Sejumlah pencari kerja (pencaker) memenuhi Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026 di di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Sejumlah pencari kerja (pencaker) memenuhi Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026 di di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Sejumlah pencari kerja (pencaker) memenuhi Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026 di di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta, Rabu (8/7/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

(dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |