Jakarta, CNBC Indonesia - Teknologi kecerdasan buatan (AI) berhasil 'membangkitkan kembali' kehidupan yang sudah lama punah di Pompeii, yakni kota kuno Romawi di Italia yang hancur tertimbun abu vulkanik Gunung Vesuvius pada 79 Masehi.
Para arkeolog dan peneliti merekonstruksi wajah pria yang terbunuh dalam bencana besar tersebut menggunakan teknologi AI untuk pertama kalinya. Hal ini membuktikan bagaimana perkembangan digital mampu memberikan penggambaran yang lebih jelas tentang kondisi di masa lampau.
Portrait digital yang direkonstruksi memperlihatkan seorang pria bersama dengan seorang sosok lain. Mereka tampak berupaya pergi ke kota lain di pesisir yang saat ini merupakan Italia, ketika erupsi vulkanik terjadi. Para peneliti meyakini pria tersebut tewas pada waktu awal bencana terjadi, saat abu vulkanik turun dengan skala intens.
Rekonstruksi ini dikembangkan Pompeii Archeological Park. Dalam situs resminya, disebutkan bahwa rekonstruksi ini diselesaikan berkat kolaborasi dengan University of Padua, berbasis data survei penggalian arkeologi, dekat Porta Stabia. Letaknya sedikit di luar tembok kota kuno tersebut.
Ilustrasi berbasis AI-generated yang dipublikasikan menunjukkan bagaimana wujud sang pria. Ia terlihat berlari di tengah pekatnya abu vulkanik yang turun, sembari memegang mangkok di atas tangannya sebagai perisai. Gunung Vesuvius tampak sedang erupsi di latar belakangnya.
Pompeii merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terletak di dekat Napoli. Situs ini terkubur abu ketika Vesuvius mengalami erupsi sekitar 2.000 tahun lalu.
Portrait digital dibentuk menggunakan teknologi AI dan teknik pengeditan foto untuk merancang rangka tekngkorak dan data arkeolog untuk menghasilkan wujud manusia yang realistis.
"Banyaknya data arkeologi saat ini, dengan bantuan AI, mampu melindungi rekam jejak sejarah. Hal ini bisa berkontribusi terhadap studi klasik," kata direktur Pompeii Archeological Park, Gabriel Zuchtriegel, dalam pernyataannya.
(fab/fab)
Addsource on Google


















































