Jakarta -
Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, telah menyelesaikan kunjungan kerjanya di Indonesia. Presiden Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan PM Anutin di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Dilihat di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/8/2026), Prabowo dan PM Anutin Charnvirakul tiba di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah turun dari kendaraan, keduanya berjalan melewati barisan pasukan jajar kehormatan.
Setiba di tangga pesawat, Prabowo berjabat tangan erat dengan PM Anutin sambil berbincang santai. Keduanya juga tampak saling membungkuk dan salam hormat. Prabowo juga menyalami para anggota delegasi Thailand yang turut mendampingi PM Anutin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan PM Thailand Anutin Charnvirakul di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Foto: Dok. Istimewa YouTube Setpres RI)
Setelah PM Anutin memasuki pesawat, Prabowo meninggalkan lokasi. Turut mendampingi Prabowo dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sebelumnya, Prabowo menerima kunjungan resmi PM Anutin di Istana Merdeka, Senin (3/8/2026). Kunjungan PM Anutin ini melanjutkan hasil kunjungan Prabowo ke Thailand pada tahun sebelumnya.
Ada dua dokumen kesepakatan, pertama Roadmap on Strategic Partnership Between Indonesia and Thailand 2026-2030 oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono dan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Kerajaan Tailan Sihasak Phuangketkeow. Dokumen tersebut menjadi panduan bersama bagi kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis selama lima tahun ke depan.
Selanjutnya, Memorandum Saling Pengertian antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Kerajaan Tailan tentang Kerja Sama dalam bidang Pendidikan, oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu'ti bersama Menteri Pendidikan Kerajaan Thailand Prasert Jantararuangtong. Kesepahaman tersebut menjadi landasan kerja sama kedua negara dalam pengembangan sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Prabowo menegaskan bahwa pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah capaian nyata yang akan memperkuat hubungan kedua negara di masa mendatang. Selain kerja sama antarpemerintah, Prabowo juga menyambut baik komitmen sektor swasta yang turut memperluas kolaborasi kedua negara.
"Kami juga menyambut baik komitmen kerja sama dan investasi dari sektor swasta yaitu MoU antara Tourism Authority of Thailand dan TransNusa di bidang pariwisata dan konektivitas. MoU antara Bio-Axel dan Pro-Konsilium terkait proyek pengolahan sampah organik," ungkap Prabowo.
Prabowo pun menyampaikan apresiasi atas kunjungan resmi PM Anutin serta optimistis terhadap masa depan hubungan Indonesia dan Thailand yang semakin erat.
"Yang Mulia Perdana Menteri Anutin, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kunjungan Yang Mulia, atas komitmen kita bersama untuk memperkuat hubungan kedua negara kita. Saya yakin Indonesia dan Tailan akan terus memastikan kemitraan strategis ini akan membawa manfaat nyata bagi kemakmuran rakyat kedua negara kita," tuturnya.
PM Anutin mengatakan konsultasi antarpemimpin Indonesia-Thailand dinilainya menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kemajuan kerja sama sekaligus mempercepat penyelesaian sejumlah agenda bersama.
"Saya yakin peta jalan kemitraan strategis yang akan kita adopsi setelah pertemuan ini akan menjadi kerangka panduan untuk mengubah visi kita menjadi aksi konkret," ungkapnya.
Lihat Video: Momen Hangat Prabowo Lepas Kepulangan PM Thailand di Halim
(eva/yld)


















































