Ledakan hebat yang melibatkan truk pengangkut gas cair mengguncang wilayah Renca, distrik di utara ibu kota Chili, pada Kamis. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 17 lainnya setelah kendaraan itu terguling di dekat jalan raya utama kawasan industri. (REUTERS/Pablo Sanhueza)
Dilansir Reuters Sabtu (21/2/2026), Jenderal polisi Victor Vielma mengonfirmasi jumlah korban jiwa dan menyatakan pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kecelakaan. Dugaan sementara mencakup kemungkinan pelanggaran batas kecepatan. (REUTERS/Pablo Sanhueza)
Penyelidik tengah menilai apakah pengemudi truk atau pihak lain yang terlibat melanggar peraturan lalu lintas. (REUTERS/Pablo Sanhueza)
Presiden Gabriel Boric sebelumnya mengungkapkan jumlah korban tewas pada hari yang sama, yang kemudian dikonfirmasi oleh Vielma. Jaksa menyebutkan pengemudi truk, milik perusahaan gas lokal Gasco, termasuk di antara korban meninggal dunia. (REUTERS/Pablo Sanhueza)
Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka parah, terutama luka bakar. Lima orang berada dalam kondisi kritis. Gubernur Metropolitan Claudio Orrego mengatakan satu korban menderita luka bakar kurang lebih 100% tubuhnya, sehingga peluang bertahan hidupnya diragukan. Empat korban lainnya mengalami luka bakar yang memengaruhi sekitar 60% tubuh mereka dan juga berada dalam kondisi kritis. (REUTERS/Pablo Sanhueza)
Ledakan tersebut merusak lebih dari 50 kendaraan di sekitar lokasi. Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk mengendalikan api dan melakukan proses pendinginan terkontrol guna mencegah ledakan lanjutan. Operasi darurat yang dimulai sekitar pukul 08.00 waktu setempat diperkirakan berlangsung hingga siang hari. (REUTERS/Pablo Sanhueza)


















































