Pertambangan Minus, Begini Kondisi Bisnis di Indonesia Kuartal I-2026

5 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah industri di tanah air mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan tumbuh tingginya laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 sebesar 5,61%.

Sejumlah industri bahkan mengalami pertumbuhan yang mampu melampaui laju pertumbuhan PDB nasional. Di antaranya ialah transportasi dan pergudangan sebesar 8,04%, akomodasi dan makan minum 13,14%, serta jasa lainnya 9,91%. Dengan kontribusi masing-masing 6,11%, 2,79%, dan 2,20% terhadap PDB.

"Ditopang oleh peningkatan mobilitas masyarakat," kata Kepala BPS Amalia Adhininggar Widyasanti saat konferensi pers, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Adapun daftar industri yang juga mengalami pertumbuhan dan memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB pada kuartal I-2026 di antaranya ialah industri pengolahan yang mampu tumbuh 5,04%, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 19,07%.

Selanjutnya ialah perdagangan 6,26% dengan kontribusi 13,28%, pertanian 4,97% dengan kontribusi 12,67%, serta konstruksi 5,49% dengan kontribusi 9,81%.

Sedangkan ada satu industri yang kontribusinya besar terhadap PDB namun mengalami kontraksi pertumbuhan pada kuartal I-2026, yakni pertambangan yang minus 2,14% dengan kontribusi 8,09%. Industri pengadaan listrik dan gas juga merosot 0,99%, dengan kontribusi hanya 0,95% terhadap PDB.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |