Pertama Kali dalam Sejarah, Perusahaan Ini Bagi Dividen Pakai Kripto

3 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan asal Kanada Elemental Royalty menjadi yang pertama membagikan dividen kepada investornya dalam bentuk emas tokenisasi milik Tether, yakni Tether Gold (XAUT).

Melalui kebijakan baru ini, pemegang saham dapat memilih menerima dividen dalam bentuk token emas berbasis blockchain yang memberikan kepemilikan langsung atas emas fisik melalui investasi royalti emas mereka.

Dalam siaran pers yang dikutip dari coingape.com, Elemental Royalty mengumumkan dividen perdananya sekaligus opsi bagi pemegang saham terdaftar yang memenuhi syarat untuk menerima XAUT. Langkah ini menandai distribusi dividen emas pertama yang pernah dilakukan oleh perusahaan royalti emas publik.

Pemegang saham yang memilih skema tersebut akan menerima dividen dalam bentuk XAUT alih-alih uang fiat, sehingga memperoleh eksposur langsung terhadap harga emas serta fleksibilitas penyelesaian secara digital. CEO Elemental Royalty David M. Cole menyatakan persetujuan dewan atas kebijakan ini menjadi tonggak penting dalam strategi perusahaan dan mencerminkan keyakinan terhadap kekuatan serta momentum bisnis.

Langkah ini dilakukan setelah Tether mengakuisisi sepertiga saham Elemental Royalty pada tahun lalu. Di tengah meningkatnya permintaan tokenisasi aset dunia nyata (RWA), token berbasis emas muncul sebagai kelas aset yang tumbuh pesat, dengan XAUT dipatok 1:1 terhadap satu troy ounce emas fisik yang disimpan di brankas aman.

CEO Tether Paolo Ardoino mengatakan bahwa emas selama ini dikenal sebagai salah satu penyimpan nilai paling tepercaya di dunia, namun sulit diintegrasikan langsung ke dalam model distribusi keuangan modern. Menurutnya, penggunaan XAUT untuk pembayaran dividen pemegang saham sepenuhnya mengubah dinamika tersebut.

Secara keseluruhan, nilai pasar emas tokenisasi telah melampaui US$5 miliar, dengan XAUT memimpin sektor ini baik dari sisi volume maupun suplai. Pertumbuhan tersebut banyak didorong investor ritel yang ingin memperoleh eksposur terhadap emas tanpa bergantung pada kustodian atau perantara tradisional.

Baru-baru ini, market maker kripto Wintermute meluncurkan perdagangan emas tokenisasi bagi institusi dan memproyeksikan pasar ini bisa mencapai US$15 miliar pada 2026. Saat ini harga XAUT berada di level US$4.909, turun hampir 0,50% dalam 24 jam terakhir, dengan rentang terendah US$4.835,91 dan tertinggi US$4.930,59.

Volume perdagangan melonjak 75% dalam 24 jam terakhir seiring pelemahan harga emas akibat penguatan dolar AS. Di sisi lain, data dari CoinGlass menunjukkan minat beli besar pada kontrak berjangka XAUT, dengan total open interest futures melonjak hampir 2,50% menjadi US$453,28 miliar dalam empat jam terakhir.

(fsd/fsd)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |