Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan pemerintah akan mengevakuasi 15 warga negara Indonesia dari Teheran, Iran. Hal itu diungkapkan Sugiono kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (4/3/2025) malam.
"Tadi siang saya sudah memerintahkan kepada dubes kita di Teheran (Rolliansyah Soemirat) untuk mengambil langkah evakuasi segera," katanya.
Namun demikian, menurut Sugiono, hal tersebut bergantung kepada masing-masing individu. Sebab, tidak semua WNI yang berada di wilayah terdampak menyampaikan ingin dievakuasi.
"Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut," ujar Sugiono.
Adapun jumlah orang yang menyampaikan keinginan untuk dievakuasi dari Teheran mencapai 15 orang. Meski begitu, Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya itu mengaku belum bisa memastikan kapan evakuasi itu akan dilakukan.
"Ini lagi diatur kapan. Kan ruang udara juga lagi ditutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran, itu mereka harus dibawa ke Baku (Alzerbaijan), dari Teheran ke Baku itu 10 jam, perjalanan itu perlu dihitung logistik, orangnya sehat atau tidak, segala macam. Jadi gak bisa hari ini mau evakuasi langsung detik itu juga," katanya.
Lebih lanjut, Sugiono mengatakan sampai saat ini belum ada WNI dari negara tetangga Iran yang meminta dievakuasi. Baik yang berada di Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain.
"Ini 15 yang sudah menyatakan kesediaan karena logistik dan perjalanan panjang," tutur Sugiono.
(miq/miq)
Addsource on Google

















































