Pedagang Ramai Jual Fortuner-Pajero Bekas Segini Efek Harga Solar Naik

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan harga BBM solar non subsidi di SPBU Pertamina dan SPBU swasta membuat pemilik kendaraan diesel mewah pun resah karena biaya yang harus dikeluarkan untuk mengisi BBM solar non subsidi membengkak. Bahkan, ada beberapa pemilik kendaraan diesel mewah mulai memikirkan untuk menjual kendaraannya atau melakukan tukar tambah mobil bekas.

Namun di sentra penjualan mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, tampak kenaikan solar non subsidi belum membuat adanya peningkatan unit mobil bekas seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, dan Toyota Innova Reborn.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Rabu (22/4/2026), mayoritas pedagang mengungkapkan kenaikan harga solar non subsidi belum berdampak ke penjualan Fortuner, Pajero, dan Innova. Julian salah satunya, di mana penjualan Fortuner, Pajero, dan Innova Reborn solar masih cenderung normal.

"Soal dampak kenaikan solar non subsidi, belum ada ya, belum ada yang jual Fortuner sama Pajero," kata Julian kepada CNBC Indonesia, Minggu (26/4/2026).

Bahkan harganya pun masih berada di sekitar Rp400 juta hingga Rp500 juta untuk Fortuner dan Pajero.

"Harga masih normal, untuk Pajero Dakar 2018 masih Rp400 jutaan, Fortuner 2.8 VRZ GR Sport Rp475 juta," lanjut Julian.

Sedangkan Tono, pedagang mobil bekas lainnya mengaku penjualan dan harga Fortuner, Pajero, dan Innova Reborn masih normal.

Penjualan mobil bekas Pajero, Fortuner, hingga Innova diesel efek harga solar naik di WTC Mangga Dua, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Penjualan mobil bekas Pajero, Fortuner, hingga Innova diesel efek harga solar naik di WTC Mangga Dua, Jakarta, Rabu (22/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

"Belum ada penurunan harga, bahkan enggak ada sampai harga jatuh, yang ngejual bukan karena harga solar mahal, ya masih biasa lah," kata Tono.

Dirinya menjelaskan Fortuner dan Pajero masih diminati oleh banyak orang, terutama yang berada di luar Jawa, karena kondisi jalan yang masih belum mulus.

"Kalau peminat Fortuner dan Pajero masih ramai ya, apalagi yang di daerah-daerah luar Jawa, karena kan jalanan di sana masih belum sebagus di Jawa, dan mobil yang tepat ya Fortuner dan Pajero," tambahnya.

Tono mengungkapkan kenaikan solar non subsidi tidak akan berdampak besar bagi pengguna kedua mobil tersebut, karena biasanya banyak pengguna yang mengakalinya agar bisa mengisi biosolar atau solar bersubsidi.

"Ya kalau mobil Jepang kan gampang diakalinnya, enggak seperti mobil Korea Selatan yang kalau isi solar subsidi, langsung sensitif, Fortuner sama Pajero bisa sebenarnya, cuma ya harus rajin ganti filter tangki, ya 5 bulan sekali ya," ucapnya.

Begitu juga Diah, pedagang mobil bekas lainnya, mengunkapkan penjualan Innova Reborn masih normal dan belum ada penurunan harga.

"Masih banyak yang cari kok Innova Reborn, masalah mau nanti ngisi biosolar pun enggak masalah," kata Diah.

Di tokonya, Innova Reborn diesel keluaran 2023-2024 masih mencapai Rp375 juta hingga Rp450 juta.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |