Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang penumpang Waymo kebingungan karena kopernya "dicuri" oleh taksi robot tersebut. Peristiwa ini menambah rentetan permasalahan unik yang timbul sejak Waymo diizinkan beroperasi secara komersial.
Seorang warga San Francisco bernama Di Jin pekan lalu untuk pertama kalinya menggunakan layanan Waymo dari rumahnya menuju bandara. Bandara San Jose Mineta.
Perjalanannya menggunakan mobil tanpa sopir tersebut berjalan mulus. Waymo sukses mengantarnya ke bandara hanya dalam waktu 20 menit.
Namun, peristiwa yang terjadi saat Waymo menepi di zona keberangkatan di bandara membuatnya kaget. Setelah ia turun dari taksi, Waymo langsung tancap gas. Di Jin kebingungan karena kopernya masih ada di bagasi Waymo.
"Saya memencet tombol bagasi untuk membukanya, untuk mengambil koper dari bagasi. Namun, tidak ada yang terjadi. Waymo langsung melaju," kata Di Jin seperti dikutip oleh NBC.
Tanpa koper, Di Jin tidak bisa melanjutkan perjalanan udaranya. Ia langsung menelepon layanan pelanggan Waymo dalam upaya mengembalikan kopernya yang dibawa pergi taksi robot tersebut.
Namun, petugas layanan pelanggan Waymo menyatakan bahwa taksi robot yang ia tumpangi sudah ada dalam perjalanan menuju pool dan tak bisa berputar balik. Di Jin terpaksa memilih antara naik pesawat tanpa koper atau merelakan tiket penerbangannya. Akhirnya, ia memilih terbang tanpa koper.
Setelah turun dari pesawat, Di Jin menerima email dari Waymo yang menyatakan bahwa kopernya ditemukan di pool. Namun, Waymo menyatakan bahwa Di Jin harus membayar sendiri biaya pengiriman kopernya yang "dicuri" atau ia harus menjemputnya langsung ke depo Waymo.
"Tidak masuk akal, karena ini bukan kesalahan saya. Saya sudah bilang ke mereka bahwa ini bukan barang ketinggalan. Saya memencet tombol bagasi, tapi itu tidak berfungsi," kata Di Jin.
(dem/dem)
Addsource on Google


















































