Merry Riana Usai Dapat KTA Demokrat: Seperti Hari Pernikahan

3 hours ago 4

Jakarta -

Motivator sekaligus penulis buku Merry Riana resmi mendapat kartu tanda anggota (KTA) Partai Demokrat. Dia mengatakan terjun ke dunia politik adalah hal baru baginya.

"Tadi siang sesungguhnya di kantor kerja Ketum, saya sempat sharing. Saya bilang, 'Wah, hari ini saya deg-degan banget, karena seperti memulai lembaran baru, hidup baru, seperti hari pernikahan'," kata Merry Riana dalam sambutannya seusai mendapat KTA di Kantor Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Dia merasa keputusan terjun ke dunia politik hari ini akan mengubah seluruh hidupnya. Meski begitu, dia bersyukur mengambil langkah tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rasanya seperti itu. Memulai hidup baru, memakai seragam yang baru, karena saya tahu ini adalah satu keputusan hari ini akan mengubah hidup saya dan Alva (suami) selamanya. Itu yang saya yakini," jelas dia.

Selanjutnya, Merry menceritakan awal mula dirinya berkomunikasi dengan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pertemuan keduanya pertama kali pada 2012 saat sama-sama menempuh pendidikan di Nanyang Technological University (NTU).

"Saya ingat banget karena pada saat itu pertemuan yang sangat sederhana tapi sangat nyambung banget, karena pada saat itu kami sama-sama dari NTU. Saya kebetulan S-1 di NTU, Pak Ketum adalah S-2 di NTU," ujar Merry sambil menunjukkan foto bareng mereka.

Selanjutnya, Merry sempat kagum dengan AHY pada momen anak Presiden ke-6 itu gagal di Pilkada DKI 2017. Dia kagum dengan AHY karena berani mengakui kekalahan.

"Bukan pidato kemenangan, tapi pidato yang jujur, yang jarang sekali kita dengar. Pidato dari seorang kesatria. Dan kesatria itu bernama Mas AHY. Pidato kesatria yang menerima kekalahan dalam Pilgub Jakarta 2017," kata dia.

"Jujur, yang membuat saya tertegun dan itu ingat sekali pada hari itu karena bukan hanya kata-katanya, tapi bagaimana sikap beliau. Sungguh-sungguh sikap. Karena pada saat itu ada begitu banyak orang dengan mudahnya selalu menarasikan pembenaran. "Saya menang, dia curang, dia yang kalah," dan seterusnya dan seterusnya," imbuh dia.

Selanjutnya, Merry mengaku masuk Demokrat karena alasan personal tersebut. Dia melihat Partai Demokrat sebagai tempat yang mampu memberikan ruang baginya, terutama sebagai minoritas untuk turut berkarya.

"Karena Partai Demokrat itu sungguh-sungguh memberikan ruang untuk saya berproses. Tidak memaksa, tidak memberikan tekanan, ruang untuk saya didengarkan. Seperti yang saya bilang kan, walaupun saya sebenarnya triple minority gitu, tapi tetap saya bisa belajar, saya bisa melihat, saya bisa memberikan masukan dan itu didengar," tegasnya.

Tonton juga video "Demokrat Jelaskan Soal SBY Bilang AHY Satu-satunya Matahari Partai"

(tsy/azh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |