Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pemerintah kembali menyiapkan diskon tarif tol untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Kebijakan tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan lintas kementerian/lembaga.
Dody mengatakan, besaran diskon tarif tol belum ditetapkan karena masih dibahas oleh pemerintah. Opsi diskon yang muncul pun beragam, mulai dari besaran yang sama seperti tahun sebelumnya, hingga kemungkinan lebih besar
"Gratis lah (tarif tolnya). Tapi detailnya lihat nanti. Lagi disusun sama teman-teman. Ada diskon kan. Tapi berapa persennya itu belum tau, apakah sama kayak kemarin 20% atau sama kayak yang kemarin pak Menko (Airlangga bilang), yang 30%, atau less than that. Itu lagi di-diskusikan," ujar Dody saat ditemui di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Selain insentif tarif, Dody juga menyampaikan kesiapan sejumlah ruas tol fungsional yang akan dibuka untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran. Namun, ia mengakui belum memegang data rinci terkait seluruh ruas yang akan difungsionalkan.
"Belum detail saya (pegang data). Paling Probowangi sama itu yang arah keluaran dari Semarang itu, arah ke Jogja. Itu fungsional," sebutnya.
Ia menegaskan, tol fungsional yang dibuka saat periode mudik tersebut akan dapat dilalui tanpa dikenakan tarif. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Pemerintah, lanjut Dody, masih mematangkan seluruh skema, baik terkait diskon tarif tol maupun pengoperasian ruas tol fungsional, agar dapat diumumkan secara resmi sebelum puncak arus mudik Lebaran.
(dce)
[Gambas:Video CNBC]

















































