Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani terbang ke Iran untuk menghadiri penghormatan resmi negara terhadap wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan yang dilakukan Amerika Serikat akhir Februari lalu.
Juru Bicara Utama Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang dalam keterangan resminya menegaskan kepastian keberangkatan Menlu RI bersama rombongan demi memenuhi undangan langsung dari pihak Pemerintah Iran.
Keberangkatan rombongan ini dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal di tengah situasi keamanan ruang udara Timur Tengah yang dinamis. Menurut Kemlu, langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga hubungan emosional dan diplomatik yang mendalam dengan Teheran.
"Menteri Luar Negeri Republik Indonesia akan melakukan kunjungan kerja ke Iran untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Iran pada 10 Juli 2026. Menlu RI juga akan memenuhi undangan dari Pemerintah Iran dalam rangka penghormatan terhadap almarhum Yang Mulia Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran," tegas Yvonne dalam konferensi di Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Ketua MPR RI Ahmad Muzani juga dipastikan ikut terbang ke Iran untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Ketua Parlemen Iran guna memperkuat kemitraan antarparlemen kedua negara.
Selain unsur eksekutif dan legislatif, misi penghormatan ini juga membawa pesan persatuan dari seluruh elemen bangsa Indonesia. Pucuk pimpinan dari dua organisasi keagamaan terbesar di Tanah Air, yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dipastikan ikut berada di dalam rombongan delegasi resmi ini.
"Pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dengan Menlu Iran diharapkan semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas tentunya, serta mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional dan juga global," sambung Yvonne menjelaskan esensi dialog strategis tersebut.
(luc/luc)
Addsource on Google


















































