Makin Jumbo! Aset Bank Mandiri Tembus Rp2.527 Triliun

6 hours ago 3

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

23 July 2026 19:10

Jakarta, CNBC Indonesia - Total aset konsolidasian PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mencapai Rp2.527,57 triliun pada kuartal II-2026. Nilainya bertambah Rp94,95 triliun atau tumbuh 3,90% dibandingkan kuartal I-2026 sebesar Rp2.432,62 triliun.

Secara tahunan, aset Mandiri tumbuh 18,09% menggunakan pembanding proforma Q2-2025 sebesar Rp2.140,40 triliun. Pembanding ini telah mengecualikan Bank Syariah Indonesia (BSI), sehingga memiliki cakupan konsolidasi yang sama dengan laporan Q2-2026

Pertumbuhan aset Q2-2026 terutama ditopang kredit konsolidasian yang mencapai Rp1.677,45 triliun, meningkat 3,92% secara kuartalan dan 18,8% secara tahunan. Portofolio obligasi pemerintah dan surat berharga mencapai Rp405,74 triliun, tumbuh 15,4% YoY.

Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp1.763,17 triliun. Nilainya meningkat 1,90% secara kuartalan dan 17,1% berdasarkan pembanding proforma tahun sebelumnya.

Sejak 1 Februari 2026, BSI tidak lagi dikonsolidasikan sebagai entitas anak Bank Mandiri dan berubah menjadi entitas asosiasi. Mandiri tetap memiliki 51,47% saham BSI, tetapi aset dan liabilitas BSI tidak lagi digabungkan satu per satu dalam neraca konsolidasian.

Jika memakai angka kuartal II-2025 yang dahulu dilaporkan dan masih memasukkan BSI, pertumbuhan aset kuartal II--2026 hanya 0,51%. Namun, angka tersebut tidak memiliki cakupan yang setara. Karena itu, pertumbuhan proforma 18,09% menjadi perbandingan yang lebih relevan.

-

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |