Kronologi Gempa Besar M 7,7 Hantam NTT, Begini Analisis BMKG

6 hours ago 4
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang gempa bumi tektonik dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu pagi (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. BMKG sempat menyalakan Peringatan Dini Tsunami sebelum akhirnya resmi mengakhirinya pada pukul 07.30 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa dangkal berkedalaman 15 kilometer ini berpusat di laut, tepatnya 30 km arah timur laut Nagekeo, NTT (8,41° LS; 121,39° BT).

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Status Siaga hingga Gelombang Tsunami Terdeteksi

Pascagempa, BMKG menetapkan status SIAGA (potensi tsunami 0,5-3 meter) untuk wilayah Manggarai Utara, Ngada Utara, Ende, Flores Timur, hingga Jeneponto. Sementara status WASPADA (

Berdasarkan pemantauan stasiun observasi tinggi muka laut (tide gauge), tsunami kecil memang sempat terdeteksi menghantam sejumlah titik pesisir, di antaranya:

  • Maurole (Ende): Ketinggian 0,94 meter (pukul 05.27 WIB)

  • Bulukumba: Ketinggian 0,54 meter (pukul 05.58 WIB)

  • Pelabuhan Kewapante (Sikka): Ketinggian 0,38 meter (pukul 05.16 WIB)

  • Labuan Bajo: Ketinggian 0,36 meter (pukul 05.26 WIB)

  • Bau-Bau: Ketinggian 0,30 meter (pukul 05.47 WIB)

  • Titik lain seperti Sikka, Flores Timur, Kolaka, Dompu, dan Bakalang-Alor mencatat ketinggian gelombang antara 0,14 hingga 0,25 meter.

Kronologi Peringatan Dini hingga Resmi Berakhir

BMKG bergerak cepat mengeluarkan pemutakhiran peringatan tsunami secara berkala hingga status ancaman dinyatakan dicabut:

  • Peringatan Dini 1: Diterbitkan pukul 05.00 WIB (2 menit pascagempa).

  • Peringatan Dini 2: Diterbitkan pukul 05.09 WIB.

  • Peringatan Dini 3 (Update Observasi): Dirilis 4 kali berturut-turut pada pukul 05.55 WIB, 06.28 WIB, 06.49 WIB, dan 07.05 WIB.

  • Peringatan Dini 4 (Pengakhiran): Diterbitkan pada pukul 07.30 WIB.

"Mengingat tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan, maka PERINGATAN DINI TSUNAMI DINYATAKAN BERAKHIR pada pukul 07.30 WIB," jelas BMKG.

Skala Guncangan & Rentetan Gempa Susulan

Peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG mencatat dampak gempa dirasakan cukup masif di berbagai wilayah:

  • VII MMI (Kerusakan ringan pada bangunan, warga keluar rumah): Aesesa (Nagekeo), Riung (Ngada), dan Kota Mbay.

  • VI MMI (Penduduk terkejut & lari keluar): Wolowae (Nagekeo) dan Kota Bajawa.

  • V MMI (Membangunkan orang tidur): Kota Ende, Kota Borong, dan Kota Ruteng.

Hingga pukul 08.00 WIB, BMKG mengidentifikasi sebanyak 52 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan rentang magnitudo M 3,6 hingga M 6,2.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak struktur, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu liar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |