Jumhur Minta Pengusaha Ikut Perhatikan Lingkungan, Termasuk Kondisi Warga

2 weeks ago 18

Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat meminta para pengusaha khususnya yang berada di daerah-daerah untuk ikut menjaga lingkungan. Jumhur juga meminta agar para pengusaha turut memperhatikan kondisi masyarakat setempat.

Awalnya, Jumhur menyampaikan bahwa dalam pelestarian lingkungan, daerah bersama masyarakatnya tentu memiliki pemahaman terhadap daerahnya masing-masing. Karenanya, menurut dia, ketika ada pengusaha yang ingin mendirikan usaha di suatu daerah, harus paham untuk ikut menjaga lingkungan dan melihat kondisi masyarakat.

"Saya ingin menyampaikan di sini, bagi siapapun yang justru ingin mengembangkan sayap usahanya di daerah dan sebagainya pesan saya adalah satu tadi, bagaimana mereka yang datang ke satu tempat kemudian berusaha apalagi berhubungan dengan kaitannya lingkungan di sana, maka pelajari, pelajari dengan matang untuk melakukan persiapan sosial atau sosial integrasi," ungkap Jumhur di sela kegiatan puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Bupperta Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumhur mengatakan, ketika pengusaha sebelum mendirikan usahanya di suatu daerah lebih dulu memperhatikan lingkungan sekitar, maka tidak akan ada warga yang menderita kerusakan lingkungan akibat usaha yang didirikan.

"Sehingga dalam proses pembangunan itu tidak boleh lagi ada orang yang merasa tergusur atau digusur. Nah ini (menggusur warga) harus sudah mulai kita tinggalkan," terang Jumhur.

Terlebih, kata dia, pengusaha juga bisa untuk memanfaatkan sumber daya manusia di daerah tersebut untuk dilibatkan dalam usaha yang akan didirikan. Hal ini menurutnya, akan menambah penghasilan bagi masyarakat setempat.

"Jangan mendatangkan orang dari luar semata-mata dan kemudian yang orang lokalnya malah tertinggal. Jadi saya rasa itu penting, social integration, social preparation, persiapan sosial, integrasi sosial dalam bisnis terutama yang terkait dengan lingkungan," ungkap Jumhur.

"Jadi pastikan mereka yang didatangi oleh investor di daerah itu punya kemakmuran yang berlipat-lipat, Bukan kemakmuran yang justru menurun, ini yang nggak boleh," pungkasnya.

(kuf/idh)

Read Entire Article
Kepri Bersatu| | | |