Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk 'menggembok' sementara atau suspensi saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT). Suspensi dimulai pada hari ini, Selasa (31/3/2026).
FITT, yang merupakan emiten pengelola Hotel Fitra di Majalengka, disuspensi lantaran saham mengalami penurunan harga kumulatif yang signifikan. Bursa menyatakan keputusan itu dilakukan dalam rangka cooling down sebagai perlindungan bagi investor.
Tercatat, FITT terakhir berada di posisi 262 per saham, usai anjlok 59,69% dalam sebulan terakhir. Sepanjang tahun berjalan (ytd), saham itu sudah turun 52,79%.
"Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbuk ormasi yang disampaikan oleh Persero," kata BEI dalam pengumumannya, dikutip Selasa (31/3/2026).
Mengingatkan saja, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan hotel dan pariwisata tersebut mulai melantai di bursa (initial public offering/IPO) pada 11 Juni 2019 setelah melepas 220 juta saham kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 102 per saham.
Pada awal 2025 saham FITT sempat jatuh hingga ke bawah 100. Akan tetapi saham ini kemudian melesat dan terbang hingga menembus level 1.300 pada Oktober 2025.
Euforia saham FITT tidak berlangsung lama. Setelah mencetak rekor harga tertinggi di 1.300-an, saham FITT terjun bebas hingga akhirnya parkir di level 200-an.
Manajemen FITT mengaku tidak mengetahui penyebab pergerakan liar saham perusahaan. Tidak adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 Tentang Keterbukaan Informasi Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik," tulis manajemen melalui keterbukaan informasi, dikutip Selasa (31/3/2026).
Adapun berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir per 28 Februari 2026, penerima manfaat akhir FITT adalah Gao Jinliang. Melalui PT Jinlong Resources Investment, dia mengakuisisi saham FITT pada akhir 2025.
Per 28 Februari 2026, Jinlong menggenggam 79,16% atau 1.032.397.500 saham FITT.
(mkh/mkh)
Addsource on Google


















































